Diposting : 12 October 2019 10:26
Redaksi - Bali Tribune
Bali Tribune/ Kombes Pol Hengky Widjaya
Balitribune.co.id | Denpasar - Anggota Densus 88 Polri melakukan penangkapan terhadap dua terduga teroris jaringan Jamaah Anshorut Daulah (JAD) Bekasi pimpinan Abu Zee di wilayah Bali, Kamis (10/10). Dua orang tersebut berinisial NK dan JA. 
 
Mereka ditangkap hanya beberapa jam pasca penusukan terhadap Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Jenderal (Pur) Wiranto di Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10) oleh pasangan suami istri.
 
Berdasarkan keterangan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, di Bali  ada dua orang ditangkap pada saat hendak mempersiapkan aksi teror atau amaliah. Lantaran tak ingin kecolongan seperti terjadinya peristiwa Bom Bali I dan Bom Bali II, pihak Densus 88 memperketat pengamanan di Bali.
 
Terkait penangkapan dua terduga teroris ini, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja membenarkannya. Namun perwira dengan pangkat tiga melati di pundaknya ini enggan menjelaskan secara rinci. "Benar telah ditangkap di Bali saudara AT dan saudara ZAI di Wilayah Bali, sedang dilakukan pendalaman pemeriksaan yang diduga jaringan Abu Bakar Al Baghdadi,”jawabnya melalui pesan singkat WA.
 
Sementara sumber Bali tribune mengatakan, penangkapan itu dari pihak Mabes Polri sehingga Polda Bali tidak tahu kronologisnya. “Penangkapan terduga teroris  berlangsung di sejumlah daerah, termasuk di Bali. Informasi seperti itu,” ujarnya.