Bali Tribune, Rabu 22 November 2017
Diposting : 31 August 2016 10:08
redaksi - Bali Tribune
kendaraan
Keterangan Gambar: 
TERBAKAR - Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang menyelimuti mobil.

Gianyar, Bali Tribune

Dua orang wisatawan asing asal Rusia nyaris terpanggang di dalam mobil setelah mobil minibus yang ditumpanginya tiba-tiba terbakar saat dalam perjalanan menuju objek wisata Tirta Empul, Tampaksiring, Selasa (30/8).

Dari keterangan  sejumlah warga, mobil Suzuki APV silver  DK 1916 JW   datang dari arah selatan di Jalan Ir Soekarno, Tampaksiring sekitar pukul 10.00 Wita. Tiba di Banjar Mantring, laju kendaraan mulai tersendat dan akhirnya berhenti di depan sebuah art shop.

“Mobil itu sempat berhenti sebentar, namun saat melanjutkan perjalanan terdengar suara letupan, dan asap langsung mengepul dari arah bagian mesin,“ ungkap seorang saksi mata, I Wayan Balik di tempat kejadian, kemarin.

Dalam kondisi panik sopir keluar dan bergegas membukakan pintu samping sambil berteriak agar seluruh penumpang segera keluar. Dalam hitungan  detik, sepasang wisatawan  asing keluar dari mobil dan sempat terjadi tarik-menarik lantaran sejumlah barangnya tertinggal. “Dua turis itu terlihat shock dan langsung menjauhi  mobil. Sementara  api dengan cepat  menyelimuti mobil itu,” terangnya.

Pengemudi mobil, I Nengah Kariasa (40) asal Manggis, Karangasem, terlihat kebingungan melihat mobilnya terbakar.  Meski warga sekitar sudah berupaya memadamkan api,  namun tidak juga terhalau. Syukurnya, beberapa menit kemudian, unit mobil Damkar Gianyar tiba di lokasi dan akhirnya apai berhasil dijinakkan. 

Kapolsek Tampaksiring, AKP I Gede Sudyatamaja mengatakan begitu menerima laporan ada mobil terbakar, pihaknya langsung menuju lokasi. Dengan bantuan masyarakat sekitar, petugasnya juga berupaya menyiram api dengan air. Namun api belum bisa dipadamkan malah tambah membesar.

“Beberapa menit kemudian mobil Damkar Gianyar tiba di lokasi dan dalam 20 menit api berhasil dipadamkan,” terangnya dan menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini namun kerugian diperkirakan mencapai  Rp70 juta.