Diposting : 13 September 2017 18:14
Made Ari Wirasdipta - Bali Tribune
Kemaritiman
Keterangan Gambar: 
Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan.

BALI TRIBUNE - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta kepada seluruh elemen masyarakat Bali agar mendukung berbagai program pemerintah yang ingin membangun berbagai infrastruktur di Bali.

Hal ini disampaikan Luhut saat melakukan rapat terbatas dalam rangka IMF dan Bank Dunia di Nusa Dua Bali, beberapa waktu lalu.

“Kalau saya boleh menghimbau, demi kepentingan rakyat Bali, kita jangan berkelahi. Karena ini semua dirancang untuk kepentingan rakyat Bali, tidak ada yang lain,” ujarnya.

Luhut membanding masalah Pelabuhan Benoa yang sudah terkatung-katung selama 17 tahun. Tanggal 18 September ini sudah mulai dikerjakan. “Orang Bali yang rugi. Selama 17 tahun tidak bisa kerja. Yang rugi siapa, orang Bali. Asal kita kerja dengan baik, bantulah Pak Gubernur, bantulah pak bupati. Jangan direcokin,” ujarnya.

Begitu juga soal keinginan, PT Angkasa Pura Ngurah Rai yang memperluas terminal parkir pesawat di sisi barat bandara sebanyak 48 hektar. Namun rencana perluasan laha parkir yang bisa menampung 9 pesawat tersebut terkendala dengan izin reklamasi dari Pemkab Badung.

Humas PT Angkasa Pura Ngurah Rai dalam berbagai kesempatan mengatakan jika permintaan pihak Pemkab Badung agar perluasan lahan parkir yang menggunakan wilayah laut tersebut menggunakan tiang pancang. Begitu pula pertemuan dengan dengan beberapa desa penyanggah di sekitar bandara yakni Kelan, Tuban, Kuta.

Pihak Angkasa Pura tidak memperoleh support soal perluasan lahan dengan cara reklamasi. “Pembangunan lahan parkir dengan menggunakan tiang pancang akan mengganggu penerbangan karena harus menutup penerbangan selama 12 jam perhari. Dan ini tidak mungkin,” ujarnya.