Diposting : 28 November 2018 20:37
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
JEBOL- Salah satu pelajar saat menunjukkan fasilitas jogging track di Tukad Tagtag yang jebol, Selasa (27/11) kemarin.
BALI TRIBUNE - Pemerintah Kota Denpasar belakangan ini terus gencar melakukan penataan tukad (sungai). Salah satunya dengan membuat fasilitas jogging track di pinggiran sungai. Namun dibalik upaya penataan itu, salah satu fasilitas jogging track dari hasil penataan di Tukad Tagtag tepatnya di sebelah timur Taman Kota Denpasar ternyata sudah jebol. Jebolnya fasilitas inipun diakui kalangan pelajar dan warga sudah berlangsung lama dan sampai saat ini belum mendapatkan perbaikan.
 
Salah satu pelajar yang mengaku bernama Komang, yang ditemui di area lokasi, mengatakan fasilitas jogging track yang jebol di tukad ini sudah lama. "Jebolnya sudah lama pak," kata Komang, Selasa (27/11) kemarin.
 
Hal senada juga disampaikan salah satu warga, Gede Sandika, yang ditemui di areal lokasi. Dia juga mengaku jebolnya fasilitas jogging track Tukad Tagtag sudah lama. Pihaknya juga mengaku khawatir dengan jebolnya fasilitas ini akan  berdampak pada palinggih diatasnya. "Kenapa fasilitas jogging track yang jebol itu tidak diperbaiki ya, padahal Tukad Tagtag yang saya tahu dijadikan obyek wisata sungai di Denpasar. Selain itu, penataan Tukad Tagtag juga dipakai untuk arena jogging track," ujarnya.
Sementara pantauan di lapangan, fasilitas jogging track yang jebol itu berukuran kurang lebih 1,5 meter. Tak hanya itu, jalur jogging track yang berada di pinggiran Tukad Tangtag ini merupakan penghubung dari fasilitas yang ada disebelahnya. Lebih parah lagi, di atas fasilitas yang jebol ini berdiri palinggih.