Diposting : 11 October 2018 11:40
Redaksi - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Yosep Yulius Diaz (kedua dari kanan) saat memberikan keterangan kemarin sore.
BALI TRIBUNE - Ikatan Keluarga Besar (IKB) Flobamora Bali, paguyuban warga Bali keturunan NTT, membantah ada warganya yang mengikuti kegiatan unjuk rasa menolak IMF Annual Meeting dan World Bank Group di Nusa Dua sebagaimana yang disebutkan dalam sebuah pemberitaan online. Hal ini ditegaskan Ketua Umum Flobamora Bali, Yosep Yulius Diaz di hadapan belasan awak media di Denpasar, Rabu (10/10) sore kemarin.
 
Yusdi Diaz yang didampingi Sekretaris I Flobamora Bali Syam Kelilauw, Ketua Komunitas Jurnalis (KJF) Rahman Sabon Nama dan Sekjen Badan Hukum dan HAM Flobamora Bali Kaspar Gambar, S.H menegaskan, Flobamora Bali merupakan nama paguyuban warga Bali keturunan Nusa Tenggara Timur. Identitas resmi warga Flobamora Bali dipastikan tertata  dan terdata. Bahkan memiliki kartu tanda anggota resmi. Jumlah warga yang ber-KTA resmi Flobamora Bali ada 10.361 jiwa. "Warga NTT di Bali yang tergabung dalam Flobamora Bali terdata resmi dibuktikan dengan KTA. Jadi, tidak semua warga Bali asal NTT terdata dalam database kami. Inilah yang membedakan warga Flobamora Bali dan warga NTT yang bukan Flobamora Bali," jelasnya.
 
Terkait dengan isi pemberitaan yang menyebutkan warga Flobamora Bali ikutserta dalam unjuk rasa menolak kegiatan IMF Annual Meeting dan World Bank di Nusa Dua disesalkan Yosep Yulius Diaz. "Berita tersebut menyebutkan itu dikutip dari ucapan Ketua Pecalang Bali, Pak Made Mudra. Saya sudah kontak Pak Mudra dan beliau meyakinkan tidak pernah sekalipun menyebutkan nama Flobamora saat diwawancarai wartawan," ujarnya.
Yosep Yulius Diaz membantah ada perwakilan resmi warganya yang terlibat dalam kegiatan penolakan terhadap agenda internasional di Nusa Dua tersebut. Namun dia menambahkan, Flobamora Bali membuka ruang kebebasan berekspresi sepanjang aspirasi dan cara yang digunakan sesuai  dengan ketentuan yang berlaku dan tidak mengusik ketertiban dan keamanan Bali. Apalagi, ada kegiatan internasional yang akbar di Nusa Dua. Flobamora Bali tentu bertanggung jawab moril untuk ikut menjaga suasana kondusif di daerah ini.