Bali Tribune, Senin 28 Mei 2018
Diposting : 16 May 2018 15:13
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Joseph A. Saul
Keterangan Gambar: 
Joseph A. Saul
BALI TRIBUNE - Setelah sempat mengalami jumlah penurunan penumpang dari Chengdu-Denpasar sejak akhir tahun 2017 yang dikarenakan erupsi Gunung Agung, dalam waktu dekat ini pihak Garuda Indonesia akan membuka kembali rute penerbangan tersebut. Pasalnya akhir-akhir ini karena kondisi Gunung Agung yang menunjukkan penurunan aktivitas memicu kedatangan wisatawan asing khususnya Tiongkok telah membaik.
 
General Manager Garuda Indonesia Cabang Bali, Joseph A. Saul menyatakan Garuda Indonesia akan melayani kembali penerbangan rute Chengdu-Denpasar-Chengdu yang direncanakan mengambil momen high season pada Juni/Juli 2018 mendatang. "Kemarin kita tutup Chengdu-Denpasar. Sekarang akan kita buka lagi. Rute ini ditutup karena Gunung Agung meletus gara-gara itu penumpang berkurang dari bulan Januari," ungkapnya di Denpasar.
 
Penerbangan rute itu kata dia akan melayani penumpang tiga kali dalam seminggu. "Kita akan lihat kontraknya dari travel agent di sana (Chengdu) mau charter atau segala macam," ujar Joseph.
 
Selain membuka kembali Chengdu-Denpasar-Chengdu, dia mengatakan karena tingginya animo wisatawan India  ke Pulau Dewata maka pihaknya akan menambah frekuensi penerbangan Mumbai-Denpasar-Mumbai menjadi 3 kali seminggu. Sejak dibukanya penerbangan langsung Garuda Indonesia Mumbai-Denpasar-Mumbai pada April 2018 lalu yang melayani penerbangan 2 kali seminggu ini jumlah penumpang pun cukup tinggi dengan okupansi 80 persen. "Kalau bagus terus pasar India (Mumbai-Denpasar-Mumbai)
pada Agustus ini kita akan terbang 4 kali seminggu," terangnya.
 
Jika permintaan penerbangan dari India ke Denpasar semakin meningkat, dalam tahun ini pihaknya berencana akan melayani New Delhi-Denpasar-New Delhi. "Rute ini biasanya menjadi rute favorit bagi orang-orang Bali yang ke India untuk Tirtha Yatra," tambahnya.