Bali Tribune, Minggu 21 Januari 2018
Diposting : 9 January 2018 20:44
Arief Wibisono - Bali Tribune
pembangunan
Keterangan Gambar: 
Ketut Rai Mahajony

BALI TRIBUNE - Kebutuhan tenaga  ahli  di bidang konstruksi  memang sangat  dibutuhkan, namun sayang  sampai saat ini  masih banyak didatangkan dari luar Bali.  Dengan hadirnya  Gabungan Ahli Teknik Nasional Indonesia (Gatensi) pihaknya kedepan akan terus mencetak  tenaga-tenaga ahli yang berkompeten.


“Kebutuhan tenaga ahli di bidang konstruksi di Bali memang disesuaikan dengan pembangunan yang ada.  Namun  kenyataanya sampai sekarang kita masih  mencari tenaga-tenaga ahli  ke luar Bali, persoalannya  karena memang  dibutuhkan sertifikasi khusus untuk   pembangunan di Bali  yang kita tidak bisa siapkan,” ujar Ketua Gatensi Bali, Ketut  Rai Mahajony di sela pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) I Gatensi Bali, Senin (8/1) di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur.

Memyikapi  kondisi tersebut, kedepan pihaknya akan  menggenjot untuk  menciptakan tenaga-tenaga ahli yang berkompeten.  Untuk menciptakan sumber daya  manusia (SDM) tersebut, pihaknya akan menggelar pelatihan-pelatihan, uji kompetensi sebelum akhirnya dinyatakan tersertifikasi. “Sebelum  mendapatkan sertifikasi tentu, tenaga ahli ini harus diberikan pelatihan dan ujian sehingga  sertifikasi yang dihasilkan memang betul-betul sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Sertifikasi ini tentunya tidak main-main sehingga perlu dilakukan ujian terlebih dahulu,” tegasnya.

Mengingat Gatensi merupakan   asosiasi yang baru  terbentuk, hal  pertama  yang akan dilakukan yakni  menggaet  anggota baru. Pasalnya hingga saat ini  anggotanya baru mencapai 160  tenaga ahli.  “Kami masih membuka pendaftaran calon anggota yang baru. Kami harapkan kedepan  dengan MUSDA I ini, anggota bisa berkali lipat,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta berharap  Gatensi Bali     kedepan bisa menyiapkan tenaga  kerja yang terampil   dan bisa mengerjakan kegiatan pembangunan di Pulau Dewata  menjadi bermutu dan berkualitas.   Pasalnya tenaga ahli inilah yang lebih paham  tentang pekerjaan tehnik yang ada di Bali. “Tentu dalam mewujudkan itu  Gatensi harus mencetak SDM  yang terampil, bekualitas dan tersertifikasi,” tegasnya.

Sertifikasi tersebut, lanjut dia, sangat penting  dilakukan  agar mampu bersaing di dunia global.  Untuk melakukan sertifikasi tersebut, tentunya Gatensi tidak bisa bekerja sendiri sehingga harus bekerjasama dengan pihak lain salah satunya pemerintah dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja.  “Tenaga   ahli  di bidang konstruksi ini tentu sangat dibutuhkan  dalam pembangunan di Bali sehingga diperlukan yang memang betul-betul terampil, tersertifikasi dan mampu bersaing dengan pasar global,” tambanya saat menghadiri Musda I Gatensi Bali di Sanur.