Bali Tribune, Minggu 21 Januari 2018
Diposting : 12 January 2018 18:33
San Edison - Bali Tribune
kesehatan
Keterangan Gambar: 
Sudikerta diperiksa oleh seorang dokter saat tes kesehatan di RSUP Sanglah, Denpasar, Kamis (11/1).

BALI TRIBUNE - Pasangan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta, calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB), menjalani tes kesehatan di Wing Amerta RSUP Sanglah, Denpasar, Kamis (11/1).

Sama seperti pasangan Wayan Koster dan Tjokorda Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace (KBS-Ace) sehari sebelumnya, pemeriksaan Mantra-Kerta dimulai sekitar Pukul 07.15 WITA dan berakhir Pukul 16.00 Wita.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tim dokter RSUP Sanglah, meliputi pemeriksaan fisik, psikiatri, psikologi, dan bebas narkoba. Khusus pemeriksaan narkoba, dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, di RSUP Sanglah.

Menurut Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandhi, jadwal pemeriksaan kesehatan ini sesuai dengan jadwal pendaftaran pasangan calon ke KPU Bali. Pasangan KBS-Ace yang pertama mendaftar, mendapat giliran pertama menjalani tes kesehatan, Kamis (10/1).

Selanjutnya Mantra-Kerta yang mendaftar kedua ke KPU Bali, mendapat giliran kedua menjalani tes kesehatan, Jumat (11/1). “Calon yang menjalani tes kesehatan di hari kedua ini merupakan pasangan yang mendaftarkan diri hari kedua pendaftaran ke KPU Bali, Selasa, 9 Januari 2018,” jelas Raka Sandhi.

Khusus untuk pemeriksaan rohani dan psikologis pasangan calon, dijadwalkan berlangsung tanggal 13 Januari mendatang. “Kalau pemeriksaan kesehatan rohani dan psikologis akan dilaksanakan bersamaan nanti pada 13 Januari di KPU Bali,” jelas Raka Sandhi.

Adapun Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan RSUP Sanglah, dr Ketut Sudartana, Sp.B (K), menerangkan, pemeriksaan kesehatan mulai dari jasmani, seperti penyakit dalam, jantung, paru-paru, mata, THT, bedah umum, bedah ortopedi, dan lain-lain.

Cek lab juga ada yang wajib dikerjakan, seperti fungsi hati, fungsi ginjal, kolesterol. Termasuk juga pemeriksaan tes narkoba yang dilakukan oleh pihak BNN Provinsi Bali. Untuk pemeriksaan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ini, RSUP Sanglah menerjunkan belasan orang dokter spesialis

Hasil pemeriksaan kesehatan ini akan menentukan apakah pasangan calon sehat secara medis dan layak menjadi calon kepala daerah. “Yang bersangkutan (pasangan calon) akan diperiksa secara medis, apakah mampu atau tidak menjadi kepala daerah selama lima tahun ke depan,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan kesehatan pasangan calon ini nantinya akan dikumpulkan tim dokter, lalu disimpulkan. “Hasilnya kita kumpulkan dan resumekan, agar bisa dikumpulkan pada 16 Januari ke KPU. Rapat final tim dokter akan dilakukan 15 Januari,” kata Sudartana.