Diposting : 11 April 2018 20:29
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Porprov Bali
Keterangan Gambar: 
KEJURNAS – Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta saat menerima audiensi panitia Kejurnas Kempo, di ruang kerjanya, di Puspem Badung Mangpura.

BALI TRIBUNE - Pengkab Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Badung bakal kembali menggelar Kejurnas Shorinji Kempo Antar-Kabupaten dan Kota se-Indonesia. Kejuaraan memperebutkan Piala Mangupura ini bakal dihajat di GOR Purna Krida Kerobokan, Badung, 28 Juni hingga 1 Juli mendatang.

“Bapak Bupati Badung sangat mendukung gelaran ini, yang sebenarnya semula akan dilaksanakan bulan November 2017 silam namun diundur lantaran waktu itu Gunung Agung mengalami erupsi,” ujar Ketua Harian Perkemi Bali, Fredrik Billy, Selasa (10/4).

Billy yang juga Bidang Hukum dan Etika KONI Bali itu menambahkan, Senin lalu ia bersama panitia lainnya menghadap Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta di ruang kerjanya. Antusias tinggi, lanjut Billy, ditunjukkan bupati terhadap gelaran kejurnas tersebut.

Mereka yang turut serta beraudiensi dengan Bupati Badung, yakni  Made Mandiyasa selaku  Ketua  Bidang Pertandingan dan Perwasitan,  Ketua  Umum  Perkemi Badung, Cuk Taruna Hendrajaya, dan  Noval Karim Djami  selaku Ketua  Panpel  Mangupura Cup 2018. “Kejurnas nanti rencananya dibuka Bupati Badung, Giri Prasta,” imbuh Billy yang juga seorang lawyer ini.

Saat ini  peserta  yang sudah mendaftar  di panitia   sudah  35 kabupaten dan kota se Indonesia. Menurut ketua panitia Noval Karim Djami, pihaknya menargetkan sebanyak 60 kabuapten dan kota dari seluruh  Indonesia atau  paling banyak 500 atlet mengikuti kejurnas itu, dan jika sudah mencapai kuota 500 peserta, panpel akan menutup masa pendaftaran walaupun belum mencapai 60 kabupaten dan kota.


Kejuaraan  ini  akan  mempertandingkan   kategori dewasa  dan remaja   dengan  total nomor pertandingan  sebanyak  35 nomor baik untuk  jenis randori (perkelahian bebas)  maupun  embu (kerapihan  teknik).

Menurut Billy, kejuaraan ini merupakan  agenda sangat penting bagi  perkembangan teknik Shorinji Kempo di Bali karena  para kensi di Bali  dapat melibatkan diri  dan semua  kabupaten kota di Bali  dapat ikut berpartisipasi  dan juga   dapat menyaksikan secara langsung  kejuaraan  tersebut.

Khusus bagi kensi kabupaten dan kota di Bali, di kejurnas nanti dapat melakukan uji coba  dalam rangka  persiapan Porprov Bali 2019 di Tabanan. “Perkemi Bali juga bakal menjaring kensi Bali yang disiapkan berlaga di ajang Pra-PON maupun PON Papua 2020 mendatang,” pungkas Fredrik Billy.