Diposting : 5 August 2016 12:24
Arief Wibisono - Bali Tribune
pariwisata
Keterangan Gambar: 
Ahmansyah

Jimbaran, Bali Tribune

Kementerian Pariwisata kembali menghidupkan Program “Go to Campus” untuk menggaet 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) hingga akhir tahun 2019. Menurut dia, icon pariwisata tidak lepas dari dunia pendidikan sehingga diperkan program sinergitas untuk menunjang 10 destinasi baru yang merupakan kawasan strategis pariwisata di seluruh Indonesia.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kementerian Pariwisata, Ahmansyah untuk mensinergikan program tersebut Kemenpar telah didukung sekitar 130 Perguruan Tinggi Pariwisata di seluruh Indonesia. Program penguatan destinasi tersebut dimatangkan lewat Rakornas Kementerian Pariwisata dan Pendidikan Tinggi Pariwisata se-Indonesia di Golden Tulip Bay View Hotel Jimbaran, Kamis (4/8).

Ketua Komisi X DPR RI, Kadispar Provinsi Bali, Rektor ITB bersama seluruh Perguruan Tinggi Pariwisata di Indonesia membagi tugas untuk mengawal 10 Destinasi di Bali. “Ada sebanyak 115 Perguruan Tinggi program pariwisata yang hadir dari 130 Perguruan Tinggi Pariwisata. Karena pariwisata trend pertumbuhannya terus naik. Sehingga Kemenpar ingin menghidupkan kembali Program Pariwisata Go to Campus,” ujarnya.

Peran aktif Perguruan Tinggi Pariwisata diharapkan dapat membantu pencapaian target 20 juta kunjungan wisman tahun 2019. Sebagai tuan rumah, Bali mendorong destinasi pariwisata lain sebagai icon pariwisata nasional. “Secara nasional destinasi pariwisata di Bali dikunjungi sekitar 40 persen wisman, sehingga Bali menjadi parameter pariwisata. Kita ingin belajar banyak pariwisata di Bali agar bisa mengembangkan daerah lain seperti pariwisata di Bali,” ungkapnya.

Sebelumnya pemerintah sepakat mendirikan Perguruan Tinggi Pariwisata, termasuk mensertifikasi pariwisata untuk menyukseskan pembangunan pariwisata di Indonesia. Untuk itu, Kemenpar ingin menggalang komitmen dan terobosan baru untuk mempercepat pencapaian 20 juta wisman. “Disini kita membagi tugas penanganan 10 destinasi prioritas untuk ditangani dari Toba sampai Wakatobi dan Mandalika. Jadi 10 destinasi itu akan dibagi habis oleh 115 Perguruan Tinggi seluruh Indonesia. Kita harus bagi tugas untuk mengembangkan destinasi pariwisata,” katanya.