Bali Tribune, Rabu 13 Desember 2017
Diposting : 3 June 2016 14:29
habit/adv - Bali Tribune
pengobatan
Keterangan Gambar: 
UTUSAN - Gubernur Pastika dan Wagub Sudikerta mengutus sejumlah staf untuk membantu keluarga kurang mampu dan sedang sakit di dua kabupaten yaitu Klungkung dan Karangasem.

Semarapura, Bali Tribune

Menindaklanjuti informasi masyarakat yang disampaikan melalui media sosial maupun media massa, Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Wagub Ketut Sudikerta kompak memberikan bantuan kepada KK Miskin atau mereka yang tengah mengalami permasalahan sosial seperti sakit menahun dan telantar. Kamis (2/6), Gubernur Pastika dan Wagub Sudikerta mengutus sejumlah staf untuk membantu keluarga kurang mampu dan sedang sakit di dua kabupaten yaitu Klungkung dan Karangasem.

Penyerahan bantuan diawali di kediaman Wayan Weda, warga Desa Tihingan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Ditemui di rumahnya yang sederhana, Weda tergolek lemah di atas pembaringan. Menurut penuturan istrinya Ni Made Sama, Weda mengalami depresi sejak tujuh tahun yang lalu. Entah apa pemicunya, suaminya tiba-tiba mengurung diri dan lambat laun mengalami kelumpuhan.

Berikutnya, utusan Gubernur Pastika dan Wagub Sudikerta menyambangi rumah Ni Wayan Merta di Banjar Singarata, Desa Rendang, Kabupaten Karangasem. Senasib dengan Wayan Weda, wanita berusia 42 ini juga mengalami kelumpuhan akibat terserang tumor otak 2,5 lalu. Sang suami I Wayan Sumerta mengaku keteteran membiayai kelanjutan pengobatan dan perawatan sang istri. Pria yang hanya bekerja sebagai petugas ini hanya bisa pasrah dengan kondisi tersebut. Terlebih kedua putranya sudah beranjak remaja dan tahun ini si sulung akan masuk bangku SMA.

Sumerta sangat mengharapkan uluran tangan untuk kelanjutan pendidikan putranya dan pengobatan sang istri. Masih di Kecamatan Rendang, rombongan juga menyambangi rumah Dadong Roti di Banjar Baler Pasar, Desa Rendang. Untuk mencapai gubuk wanita 65 tahun tersebut, rombongan harus melewati jalan setapak menanjak dan berkelok-kelok sepanjang kurang lebih 4 KM. Hidup sebatang kara di gubuknya yang berdinding triplek, dalam kesehariannya Dadong Roti menyambung hidup dari hasil bumi seperti pakis, daun singkong dan lainnya.

Plt. Kelian Banjar Baler Pasar Wayan Simpen menjelaskan, Dadong Roti yang ditinggal suaminya 15 tahun silam sudah memperoleh bantuan rehab rumah dari Pemkab Karangasem. “Sebelum direhab, dindingnya anyaman bambu dan sudah lapuk,” ujar Simpen. Kunjungan diakhiri di rumah Jero Mangku Dharmayasa dan I Nengah Suli di Banjar Sanggem, Desa Sangkan Gunung, SidemenKarangasem .

Mangku Dharmayasa tak bisa beraktivitas pasca terjatuh dari pohon cengkeh delapan bulan silam. Sementara Nengah Suli mengalami kelumpuhan karena stroke sejak empat tahun terakhir. Kepada KK Miskin dan mereka yang sedang berbaring sakit, Gubernur Pastika dan Wagub Ketut Sudikerta memberikan bantuan respon cepat berupa beras, bingkisan sembako dan sejumlah uang tunai. Tim dari Biro Humas Setda Provinsi Bali akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk bantuan lebih lanjut.