Bali Tribune, Sabtu 21 Juli 2018
Diposting : 7 July 2018 00:45
Release - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Gubernur Made Mangku Pastika saat tangkil ke Pura Mandara Giri Semeru Agung Lumajang Jawa Timur serangkaian pelaksanaan ritual bakti penganyar di Pura itu, Rabu (4/7) malam lalu.
BALI TRIBUNE - Gubernur Bali Made Mangku Pastika tangkil ke Pura Mandara Giri Semeru Agung, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (4/7) malam lalu. Kehadiran Gubernur ke Pura  Mandara Giri serangkaian pelaksanaan prosesi ngaturang bakti penganyar  Pemprov Bali di pura tersebut
 
Usai mengikuti persembahyangan, Gubernur Pastika menyampaikan bahwasannya bhakti penganyar di Pura Mandara Semeru Agung disamping merupakan rutinitas Pemprov Bali sebagai rangkaian dari piodalan, kegiatan itu sangat penting bagi penyegaran rohani khususnya pada OPD di lingkungan Pemprov Bali.
 
Gubernur juga berharap melalui kegiatan dimaksud akan tercipta suatu keseimbangan dalam menjalankan pemerintahan baik secara materiil maupun spiritual dalam mengabdikan diri kepada masyarakat.
 
"Dengan demikian pemerintahan akan dapat berjalan dengan baik dan membawa manfaat yang sebesar besarnya bagi kesejahteraan kita semua, " ujarnya.
 
Pada kehadirannya itu, Gubernur Pastika didampingi Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali. Ia juga menyampaikan apresiasi serta penghargaan setinggi-tingginya pada masyarakat sekitar Pura Mandara Giri atas toleransi serta kerjasamanya dalam pelaksanaan upacara keagamaan ini. 
 
Menurut Pastika, hal itu merupakan suatu bukti adanya toleransi dan kedepannya akan semakin memperkuat semangat kebersamaan sebagai negara Pancasila.
 
Pada kesempatan itu berlangsung pula dharma wacana oleh Ida Pedanda Gede Made Kekeran. Dalam dharma wacananya Ida Pedanda mengingatkan semua umat untuk terus meningkatkan sradha dan Bhakti kita kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
 
"Kita berbakti kepada Tuhan tidak hanya dengan datang dan mencakupkan tangan, menolong sesama, juga merupakan wujud bhakti kita kepada beliau, " ucap Ida Pedanda.
 
Ida Pedanda juga mengingatkan semua umat untuk selalu berucap syukur atas segala limpahan dan kesehatan yang telah diberikan kepada kita.
 
“Jika nantinya kita mengalami berbagai kesulitan maupun kesusahan, sesungguhnya itu merupakan suatu pelajaran dan Tuhan  sedang menguji kesabaran kita. ' Mari kita mulat sarira, instrospeksi kedalam, kurangi menyalahkan orang lain dan jangan mengeluh. Apapun yang kita kerjakan merupakan wujud Bhakti kita kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa, "tutur Ida Pedanda.
 
Sebelum melaksanakan Bhakti Penganyar di Pura Mandara Giri Semeru Agung,  Gubernur beserta rombongan juga berkesempatan menghaturkan sembah bhakti di Pura Blambangan , Jatim.