Bali Tribune, Jumat 19 Januari 2018
Diposting : 12 January 2018 19:17
Djoko Purnomo - Bali Tribune
PSSI
Keterangan Gambar: 
Nyoman Graha Wicaksana

BALI TRIBUNE - Mantan asisten pelatih Perseden Denpasar musim lalu, AA. Bramasta atau akrab disapa Gung Bram, telah diplot untuk menukangi PS Badung pada kompetisi musim nanti. Diproyeksikannya pelatih itu karena pertimbangan tersendiri.

“Saya memang sudah membicarakan dengan Gung Bram dan setuju. Jadi Gung Bram bakal menangani PS Badung nanti, sambil menunggu kongres PSSI Pusat 13 Januari mendatang, yang bakal menentukan regulasi dan pembagian Liga,” ujar Ketua Umum Askab PSSI Badung, Nyoman Graha Wicaksana, Kamis Rabu (11/1).

Pertimbangan dipilihnya Gung Bram, dijelaskannya karena Gung Bram telah memiliki sertifikat C AFC, dan di Badung sertifikat kepelatihan itu hanya dimiliki Wayan Sukadana yang musim lalu menjadi asisten pelatih di Celebest FC.

“Dengan sertifikat itu maka otomatis nantinya PS Badung bakal tidak lagi kesulitan mencari pelatih yang memiliki sertifikat yang dibutuhkan PS Badung saat berlaga di kompetisi mendatang,” terang pria yang akrab disapa Koming itu.

Selain itu, Gung Bram di matanya memiliki tipikal yang mampu memunculkan pemain-pemain muda yang memiliki prospek. Sehingga ke depannya bakal muncul pemain-pemain muda berkualitas yang bisa diandalkan Badung.

Lantas apakah langkah itu nantinya tidak memunculkan kecemburuan pelatih di Badung ? Pihaknya mengaku jika berbicara PS Badung, maka sudah berbicara Bali. Jadi tidak ada istilah cemburu, apalagi juga harus berbicara sertifikat pelatih.

Sementara itu, untuk pemain-pemain juga mungkin tak jauh berbeda dengan musim lalu, seperti untuk pemain senior masih ada Sulendra, Umam Sujatmiko atau pemain muda lainnya seperti kiper Febri Andika.

“Kami masih belum berbicara banyak dulu, karena kami masih menunggu kongres PSSI Pusat tadi, terkait regulasi dimana posisi PS Badung sekarang ini. Apakah di liga 3 atau bagaimana. Termasuk regulasi usia pemain muda dan senior,” pungkas Graha Wicaksana.