Hadapi Pra-PON, IODI Bali Siapkan 24 Atlet | Bali Tribune
Diposting : 1 August 2019 15:18
Djoko Purnomo - Bali Tribune
Bali Tribune/ Ni Made Suparmi
balitribune.co.id | Denpasar - Pengprov Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Bali menyiapkan 24 pedansa putra dan putri dalam ajang Pra-PON yang berlangsung di Hotel Werdapura, Sanur, pada 15-16 Agustus mendatang. Bali sendiri tergabung di Grup A bersama 6 provinsi lainnya.
 
Ketua Umum Pengprov IODI Bali, Ni Made Suparmi mengatakan, untuk masa Training Camp (TC) pedansa Pra-PON Bali itu akan dimulai 1 Agustus hari ini, dengan dipusatkan di Hotel Werdapura.
 
"Jadi selama masa karantina itu, atlet akan digembleng terus menerus untuk meningkatkan kualitas teknik, fisik serta mental. Kurang lebih karantina itu berlangsung selama 15 hari," ucap Suparmi, Rabu (31/7).
 
Kekuatan Bali saat ini, diakui Suparmi, bisa dibilang dapat bersaing dengan daerah lain saat Pra-PON nanti. Selain latihan intensif, jam terbang pedansa Bali juga sudah diakui cukup baik itu dalam mengikuti kejurnas maupun event di luar negeri.
 
Untuk kuota meloloskan atlet ke PON 2020, kata Suparmi, tidak menggunakan sistem posisi akhir klasemen provinsi, melainkan 1 medali terdapat kuota yang sudah ditetapkan. Dicontohkannya, seperti mendapat 1 keping medali emas saja di kelas Pre Am, provinsi asal atlet itu sudah meloloskan 8 orang ke PON. Untuk satu keping perak 6 atlet, perunggu bersama 4 dan 2 orang.
 
"Bali menarget yang terbaik pastinya. Nanti untuk kebijakan pengiriman itu kami serahkan sepenuhnya kepada KONI Bali," tegasnya.
 
Lalu, bagaimana kesiapan venue sendiri? Saat ini diakui sudah 100 persen, tinggal pemasangan dekorasi dan juga pendingin ruangan yang memadai. Selain itu, Kejurda IODI Bali yang berlangsung di lokasi itu dijadikan juga sebagai ajang gladi bersih untuk kepanitian Pra-PON itu. Begitu juga run down acara yang mesti disiapkan dengan matang, karena Pra-PON itu berlangsung selama dua hari saja dengan melibatkan banyak provinsi dari 3 grup.
 
"Jadi ada 3 grup yaitu A sampai C. Masing-masing grup itu kan diisi beberapa provinsi, nah tandingnya itu semua di Hotel Werdapura ini. Bagaimana kami sebagai tuan rumah harus mengefisiensikan waktu agar selesai sesuai dengan waktu yang tepat," bebernya.
 
Pasalnya, rangakaian event di Bali itu bukan sampai Pra-PON saja, mengingat sehari setelahnya pada tanggal 17 Agustus diadakan Rakernas di Gedung Madu Sedana, Sanur. Dan sehari kemudian, tanggal 18 Agustus digelar Indonesia Open yang berlangsung di Kuta dengan 28 negara yang siap meramaikan event internasional ini. "Event internasional itu disupport juga oleh Ketua Umum PP IODI dan juga Kemenpora," tandas Suparmi.(u)