Diposting : 13 September 2017 17:38
Arief Wibisono - Bali Tribune
ICNT
Keterangan Gambar: 
Akbar Tanjung bersama Bupati Gianyar saat menghadiri kegiatan ICNT di Taman Nusa Gianyar, Selasa (12/9).

BALI TRIBUNE - Memasuki hari kedua, delegasi International Conference of National Trusts (ICNT) ke-17 mulai dipadatkan dengan berbagai kegiatan. Di antaranya  mengunjungi Taman Nusa di Jalan Taman Bali, Banjar Blahpane Kelod, Desa Sidan, Gianyar.

Di kawasan seluas 15 hektare itu, para delegasi dari 31 negara diajak untuk menjelajah dan menikmati panorama perjalanan waktu Bangsa Indonesia yang dimulai dari masa prasejarah, jaman perunggu, masa kerajaan hingga kampung budaya Indonesia.
 
Bukan itu saja, di Taman Nusa para delegasi diberikan pengetahuan menyeluruh tentang budaya dari berbagai etnis Indonesia dalam suasana alam Pulau Bali.
Salah satu delegasi yang ikut adalah Akbar Tanjung. Mantan ketua DPR RI yang juga anggota Dewan Kehormatan Partai Golkar ini mengatakan, dengan digelarnya ICNT secara tidak langsung akan membawa dampak yang baik bagi Indonesia. “Selain Indonesia akan terkenal, kita juga akan mendapat pelajaran-pelajaran dari negara lain yang menjadi delegasi. Seperti yang saya lihat secara langsung, mereka betul-betul menikmati budaya Bali,” terangnya, Selasa (12/9) di Gianyar.
 
Akbar yang mengaku baru pertama kali mengunjungi Taman Nusa ini  menerangkan, dirinya merasa kagum dengan suasana Taman Nusa yang begitu asri serta tertata rapi. Dan yang tidak kalah penting kata Akbar Tanjung yaitu kebersihan di Taman Nusa sangat terjaga dengan baik. “Saya sudah beberapa kali ke Gianyar, tapi kalau ke sini baru sekali. Cukup bagus, dan saya yakin para turis yang datang akan senang. Sehingga dengan demikian, ini akan menambah devisa kita. Karena salah satu sumber pendapatan kita pada hari-hari kedepan yaitu dari pariwisata,” sebutnya.
 
Ditempat yang sama, Chairperson BPPI, Cartini Pratihari Kubontubuh, menambahkan, agenda hari kedua banyak yang dilakukan seperti  diselenggarakannya diskusi, presentasi, whorkshop, serta berbagai pelatihan seperti melukis payung dan pelatihan lain. “Nanti juga ada kesenian angklung, jadi ini mix, antara serius berdiskusi dan belajar tentang bagaimana tradisi dan kehidupan adat masyarakat Bali,” jelasnya.

Usai mengunjungi Taman Nusa Gianyar, terang Cartini, agenda lain pada sore hari yaitu mengunjungi pasar rakyat yang di gelar di Lapangan Astina, Gianyar. Disana, para delegasi akan disuguhkan berbagai penampilan kesenian, serta produk kerajinan yang di buat oleh masyarakat Gianyar dan Bali secara umum. “Bupati Gianyar telah menyiapkan empat buah panggung yang berdiri di empat arah mata angin. Nanti di sana berbagai kesenian akan ditampilkan secara bersamaan,” tutupnya.