Bali Tribune, Selasa 21 November 2017
Diposting : 12 October 2017 18:19
Arief Wibisono - Bali Tribune
Hibachi Voyage
Keterangan Gambar: 
HIBACHI -- GM Hibachi Voyage, Samsul Azhari (kiri) bersama pemilik Hibachi Voyage Restaurant.

BALI TRIBUNE - KETATNYA persaingan di dunia pariwisata tidak menyurutkan langkah Samsul dalam mengembangkan bisnis kuliner, dengan mengelola restoran di daerah Kerobokan yang menyajikan makanan khas Jepang. Meski persaingan ketat, namun peluang masih terbuka lebar.

"Peluang bisnis ini masih terbuka lebar, meski persaingannya cukup ketat. Kami membidik 60 sampai 70 persen tamu mancanegara yang datang, juga 30 hingga 40 persen tamu domestik," ujar pria yang sudah malang melintang di dunia pariwisata, khususnya kuliner saat ditemui di "Hibachi Voyage Restaurant" di Jalan Raya Kerobokan, Kuta, kemarin.

Dengan mengusung konsep Amerika yang menyajikan kualitas makanan dengan citarasa tinggi yang fresh dan unik, memberikan pengalaman tersendiri bagi tamu yang datang. "Semua produk di sini kami import, jadi betul-betul fresh, meski ada juga beberapa produk lokal," katanya.

Sedangkan dari sisi harga yang ditawarkan dengan menu andalan sangat terjangkau bagi semua kalangan, karenanya dari market yang ada peluang meraup itu sekitar 70 persen. "Kita coba menarik sekitar 70 persen dari tamu yang ada untuk datang kesini, tentu dengan berbagai tawaran menarik," jelas pria yang nampak energik ini.

Selain makanan dan minuman, yang membedakan Hibachi dengan tempat serupa, yaitu para tamu yang datang disajikan pertunjukkan langsung bagaimana memasak makanan yang mereka pesan. "Kita buka dari jam 12 siang hingga 12 malam," kata Samsul.