Bali Tribune, Minggu 27 Mei 2018
Diposting : 13 February 2018 22:20
I Ketut Sugiana - Bali Tribune
kano
Keterangan Gambar: 
BANTUAN - Bupati Suwirta saat memberikan bantuan kano dan jaring pada nelayan.

BALI TRIBUNE - Apabila hibah semakin cepat diberikan, semakin cepat dapat bermanfaat bagi penerima. Ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika menghadiri Kegiatan penyerahan bantuan  Kano dan Jaring penangkap ikan didampingi Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Klungkung, Ny. Ayu Suwirta, di Balai Banjar Adat Tegal Besar Desa Negari Banjarangkan, Minggu (11/2).

Bupati Suwirta berpesan agar bantuan berupa jaring, kano yang diberikan dapat membantu perekonomian kelompok usaha bersama nelayan Putra Baruna bantuan yang diberikan merupakan hibah dari Kabupaten yang dipercepat.  Kepada anggota dan pengurus Kelompok diharapkan dapat menjaga Kebersamaan dan kekompakan.

Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Klungkung I Wayan Durma melaporkan dalam rangka mensukseskan aksi gerakan memasyarakatkan makan ikan (Gemarikan) Pemerintah Kabupaten Klungkung memberikan bantuan hibah. Lebih lanjut menyatakan untuk mensukseskan program Gemarikan tersebut perlu adanya kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Klungkung memberikan bantuan hibah Kabupaten Klungkung kepada Kelompok Nelayan Putra Baruna, bantuan yang diberikan berupa jaring sebanyak 32 lembar, dan kano 8 buah. Dengan tujuan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota Kelompok Nelayan Putra Baruna dan meningkatkan kualitas hasil tangkapan ikan.

Made Sudira menyatakan bahwa Kelompok Putra Baruna berdiri sejak  tahun 2015, dengan jumlah anggota sebanyak 65 anggota, ikan yang ditangkap berupa Ikan karang, tongkol, dan lainnya yang terdapat di Areal Pantai Tegal Besar. Jaring yang digunakan selama ini oleh anggota kelompok ini untuk menangkap ikan berbahan dasar dari bahan yang ramah lingkungan. Terimakasih atas bantuan yang diberikan, mudah-mudahan dengan bantuan yang diberikan dapat meningkatkan kesejahteraan Anggota Kelompok.