Diposting : 23 August 2017 20:25
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
RSUP Sanglah
Keterangan Gambar: 
DIRUJUK - Bocah yang terjatuh ke dalam sumur dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar karena kondisinya tidak sadarkan diri akibat mengalami cidera kepala berat.

BALI TRIBUNE - Musibah dialami salah satu keluarga di Banjar Berawan Salak, Desa Banyubiru, Negara, Selasa (22/8). Di saat kesibukan mempersiapkan piodalan Pagerwesi di merajan keluarga, seorang bocah, Dewa Komang Krisna Purnama Putra (4), tercebur ke dalam sumur dengan kedalaman 15 meter. Tindakan heroik dilakukan sang ibu, Dewa Ayu Komang Ariani (42), menceburkan diri ke sumur untuk menyelamatkan putrinya.

Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 11.00 Wita di saat keluarga tersebut tengah sibuk untuk mempersiapkan piodalan. Awalnya bocah tersebut bermain seorang diri di sumur yang terletak di halaman belakang rumahnya. Tiba-tiba terdengar suara benda terjatuh ke dalam sumur berdinding buis tersebut. Mengetahui anaknya terjatuh, ibu korban yang saat itu berada tidak jauh dari lokasi berlari menuju sumur dan ikut menceburkan diri ke dalam liang sumur tersebut dengan berpegangan pada pipa pompa air. Perisitiwa ini membuat panik seluruh keluarga serta warga sekitar. Keluarga korban akhirnya melakukan pertolongan dengan peralatan seadanya untuk menyelamatakan ibu dan buah hatinya yang ada di bawah sumur.

Salah seorang keluarga korban, Dewa Eka Purnama Putra (28) dan Dewa Rama (35) akhirnya berhasil menyelamatkan bocah tersebut dan mengangkatnya ke permukaan. Personel Basarnas dari Pos SAR Jembrana yang tiba beberapa saat setelah mendapat laporan dari warga berusaha mengevakuasi ibu korban yang masih berada di dasar sumur hingga berhasil diselamatkan dan diangkat ke permukaan. Keduanya lantas dilarikan ke Puskesmas I Negara di Kaliakah sebelum akhirnya dirujuk ke UGD RSU Negara untuk medapatkan pertolongan medis secara intensif. Hingga dilakukan perawatan secara intensif oleh tim medis di UGD RSU Negara, kondisi bocah yang mengalami luka di bagian kepala tersebut tidak sadarkan diri sedangkan ibu korban yang megalami luka-luka masih tampak syok berat.

Salah seorang dokter jaga di UGD RSU Negara, dr. Laksmi seizin Direktur UPTD RSU Negara dikonfirmasi usai menangani bocah dan ibunya tersebut mengatakan bahwa kondisi bocah tersebut tidak sadarkan diri sehingga harus dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar sekitar pukul 13.00 Wita, sedangkan kondisi ibunya masih mengalami trauma. “Pasien anak kecil yang pertamakali datang kondisinya tidak sadar dengan luka di kepala dan mengalami cidera kepala berat, setelah ditangani seoptimal mungkin, karena tidak memungkinkan lagi ditangani di sini (RSU Negara kita rujuk ke RSUP Sanglah untuk penanganan lebih lanjut,” jelasnya. 

Pasien yang kedua yakni ibunya dikatakan kondisinya stabil namun mengalami lecek-lecet dan syok karena melihat kondisi anaknya. “Apabila kondis pasien masih syok dan masih kacau, akan diopname untuk memperbaiki kondisnya saja,” paparnya.

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yusak Agustinus Sooai dikonfrimasi, Selasa kemarin, membenarkan adanya kejadian anak dan ibunya yang tercebur kedalam sumur tersebut. “Setelah kejadian, kami sudah lakukan olah TKP di lokasi dan identifikasi oleh Tim Inafis Polres Jembrana terhadap kedua korban,” ungkapnya.

Menurutnya, ibu korban belum bisa dimintai keterangan terkait kejadian nass yang dialami anak kandungnya tersebut. “Kami belum bisa minta keterangan ke ibunya karena kondisinya belum stabil,” tegasnya.