Diposting : 5 August 2016 11:33
Djoko Purnomo - Bali Tribune
bali united
Keterangan Gambar: 
IMBANG – Bali United hanya bermain imbang 1-1 ketika menjamu Persegres Gresik United di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Senin lalu. Akankah hasil imbang itu mampu direalisasikan skuat besutan Indra Sjafri itu ketika bertandang ke Arema Cronus?

Denpasar, Bali Tribune

Bali United memastikan memboyong 20 pemain untuk menghadapi tuan rumah Arema Cronus Malang dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (7/8) dengan target meraih poin minimal satu di kandang Singo Edan.

Target ini dinilai cukup realistis jika melihat hasil laga tandang Bali United selama ini, yang sebagian besar mampu menahan imbang lawan di markasnya sendiri. Tak terkecuali, memupus harapan Barito Putra Banjarmasin Kalimantan Tengah, belum lama ini.

"Kami ke sana tidak mau kalah, ingat itu. Karena ini rival semakin kuat di persaingan klasemen ISC. Minimal seri, harapannya tetap menang mencuri poin," ungkap asisten pelatih Bali United, Eko Purdjianto, Kamis (4/8).

Menurut Purdjianto, dalam laga nanti, bisa saja skuat Serdadu Tridatu memainkan pemain debutan yang dipromosikan ke Bali United senior. "Jika sudah dipasang ke daftar line up pemain, itu kemungkinan besar diturunkan. Itu berdasarkan evaluasi laga sebelumnya, sehingga perlu rotasi," ungkap Purdjianto.

Menurut pelatih asal Semarang Jateng itu, I Made Andhika Pradana, Wayan Bayu Ariawan juga ikut diboyong. Belum lagi, pemain yang selama ini sedang dalam pemulihan dari cedera, Gede Sukadana dan Syakir Sulaimen juga ikut dibawa. Hanya saja, dua pemain tadi kemungkinan sangat kecil untuk diturunkan mengingat kondisi fisiknya belum benar-benar pulih.

Begitupun dengan Nano dan Syakir, menurut dia masih membutuhkan waktu istirahat yang cukup untuk pemulihan fisiknya. "Kedua pemain tadi memang ikut dibawa, diturunkan atau tidak, itu tergantung kondisi nantinya," terang Purdjianto sembari menyebut Made Wirahadi memang tidak ikut diboyong.

Sementara di tempat terpisah, Manager Coah Bali United Indra Sjafri mengakui pemainnya belum permanen. Untuk itu, proses pembentukan tim terus dilakukan seiring berjalannya ISC 2016. "Dari dulu kami tegaskan, tim ini masih butuh proses untuk matang. Jadi, keluar masuk pemain itu wajar. Dan, Abdul Rahman itu seleksi," beber Indra Sjafri.

Akan tetapi, informasi lain beredar jika mantan punggawa Timnas U-23 itu sudah teken kontrak dengan Bali United. Hanya saja, kontraknya selama ISC berlangsung. Jadi, proses seleksi itu hanya normatif, sementara kesepakatan kontrak telah disepakati lebih dulu. Menanggapi hal itu Abdul Rahman, mantan pemain Sriwijaya FC itu keceplosan mengaku gembira dan senang menjadi bagian Bali United. "Tentu senang menjadi bagian Bali United. Mudah-mudahan itu terwujud," elak Abdul Rahman sembari menyebut siap mengikuti mekanisme proses seleksi di skuat Serdadu Tridatu.