Diposting : 26 March 2018 21:06
Hendrik B Kleden - Bali Tribune
IOF
Keterangan Gambar: 
Ketua IOF Bali Indra Prayogi (kanan) bersama Wayan Muryawan (ketua lama)

TRIBUNE - Indonesian Offroad Federation (IOF)  pengda Bali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) dengan  agenda utama pemilihan ketua IOF Pengda Bali  periode 2018-2020, Minggu (25/3) kemarin.

Meskipun baru pertama kali diadakan , Musda direspon positif offroader Bali yang tergabung di pelbagai  yang ada di Bali. Tercatat sebanyak 21 klub offroader  yang berpartispasi dalam pemilihahan dinataranya SJC, PTO, SKIn, Laksamana, Dasico, Jangkrik Bali, dan lainnya.

Dari 21 surat pemilih (masing-masing klub 1 surat pilih) yang masuk  ke kotak suara, offroader dari  klub Laksamana, Indra Prayogi berhasil meraup 17 suara. Jumlah ini merupakan suara terbanyak sekaligus mendaulatkan dia sebagai ketua IOF Bali Periode 2018-2022.

Indra dalam sambutan perdananya mengungkapkan  terimakasih kepada para peserta yang memilihnya sebagai ketua IOF Bali.

“ Memimpin organisasi hobi semacam IOF bukanlah perkara gampang, apalagi jumlah anggota sudah mencapai angka lebih dari 250 orang. Kendati demikian dirinya berusaha untuk bekerja semaksimal mungkin memajukan IOF,” kata dia.

Lebih jauh Indra menegaskan sebagai orang yang dipercaya menakodai IOF Bali program pertama yang akan dilakukan yakni lebih mendata  ofrroader di Bali serta mensosialisasikan regulasi IOF terutama masalah safety dan aturan aturan di kompetisi dan adventure.

“ Agenda terdekat   menyiapkan penggurus selanjutnya mencari  offroader-offroader  yang akan  mewakili Bali di Kejuaraan Nasional (Kejurnas)  IOF dengan cara menggelar Kejurda sebagai seleksi,” terang Indra.


Rangkain acara Musda diawali dengan menyanyikan agu Indonesia Raya oleh seluruh peserta kemudian dilanjuti dengan laporan dari  ketua  panitia Musda Ketut Tirtayasa  (Bonce) diikuti kata sambutan  Ketua IOF Bali  Wayan Muryawan (Awan).


Hadir dalam acara ini juga perwakilan IOF  Pusat, Kiki Murdyatmoko, Koordinator Bidang Evironment. Kiki mengungkapkan PP IOF sangat mendukung penuh keberadaan IOF Pengda Bali. “ Ini sejalan dengan Visi PP IOF yakni  harus IOF harus ada di setiap daerah,” kata Kiki.