Diposting : 21 August 2017 20:16
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
yoga
Keterangan Gambar: 
Aktivitas yoga di Pulau Peninsula Nusa Dua oleh ribuan turis Tiongkok.

BALI TRIBUNE - Pola berwisata warga Tiongkok ke Bali akhir-akhir ini cenderung mengarah ke wisata yoga. Peralihan tren wisata tersebut terjadi karena yoga menjadi aktivitas populer bagi wisatawan negeri Tirai Bambu. Peluang ini dilirik oleh pengelola kawasan pariwisata Nusa Dua atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang menjadi salah satu destinasi wisata yoga.

Selain memiliki venue MICE indoor dan ribuan kamar hotel berbintang, di kawasan Nusa Dua juga tersedia tempat outdoor atau Pulau Peninsula yang merupakan area terbuka hijau seluas tujuh hektar sehingga mampu mengakomodir ribuan wisatawan saat melakukan aktivitas wisata yoga.

Direktur Utama ITDC, Abdulbar M Mansoer, mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan asal China/Tiongkok ke Bali terus meningkat. Bahkan perusahaan Xian Lian asal China berkomitmen mengirim grup ke Bali yang jumlahnya mencapai ribuan orang per kedatangan. Pertengahan Agustus tahun ini perusahaan tersebut telah mendatangkan wisatawan Tiongkok ke Bali sebanyak 1000 orang per sekali datang. Selanjutnya kedatangan kedua pada September mendatang sebanyak 1000 orang.

Sedangkan pada tahun 2018 mendatang Xian Lian akan membawa sebanyak 12 ribu wisman Tiongkok ke ITDC. “Awal tahun ini kita melakukan kerjasama dengan Xian Lian yang merupakan badan usaha China. Perusahaan ini ditugaskan oleh pemerintah China untuk membuat tour group ke negara di Asia. Mereka memilih Indonesia dan mempercayakan pilihan kepada ITDC,” terang Mansoer saat penandatanganan kerjasama ITDC dengan Xian Lian Financial Technology Co. Ltd di Pulau Peninsula, Nusa Dua Badung, Jumat (18/8).

Dikatakannya, perusahaan ini setuju menjadi organisator untuk mendatangkan wisatawan dari 22 provinsi di Tiongkok. Kedatangan 1.000 wisatawan Tiongkok ini merupakan kedatangan perdana rombongan dari negeri Tirai Bambu. “Mereka akan mendatangkan secara rutin rombongan besar China. Mereka memilih Bali, kali ini topiknya adalah yoga. Yoga menjadi olahraga yang digalakkan di China,” ungkapnya.

Dijelaskan Mansoer, selanjutnya akan mendatangkan rombongan lain, seperti wedding tourism, sport tourism serta convention. Terkait wisata yoga di kawasan Nusa Dua ini ditargetkan masuk dalam kalender event yoga internasional. “Kami targetkan akan mampu mendatangkan 30.000 pecinta yoga hingga semester II 2018 mendatang,” katanya.