Bali Tribune, Sabtu 18 November 2017
Diposting : 13 September 2017 18:20
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
eselon
Keterangan Gambar: 
SUMPAH - Dua pejabat eselon IV yang ditukargulingkan diambil sumpahnya, Selasa (12/9).

BALI TRIBUNE - Setelah banyak sorotan kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP) terkait minimnya realisasi anggaran pada APBD Induk tahun 2017, seperti disuarakan sejumlah politisi di DPRD Kabupaten Jembrana, akhirnya diam-diam pihak eksekutif melakukan mutasi di tubuh ULP yang berada di bawah Bagian Perlengakapan Setda Kabupaten Jembrana. Mutasi sekaligus pelantikan yang digelar, Selasa (12/9) sore, di Aula Jimbarwana Kantor Bupati Jembrana tersebut hanya dilakukan terhadap satu jabatan, yakni Kasubag ULP yang sebelumnya dijabat oleh Komang Evan Sanjaya dirotasi kepada I Ketut Sumawijaya yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Perumahan pada Bidang Perumahan dan Kawasan Pemukiman pada Dinas Dinas PUPRPKP Kabupaten Jembrana.

Mutasi tukar guling ini terkesan tertutup dan mendadak karena tidak banyak pegawai di lingkungan Pemkab Jembrana yang mengetahui mutasi terhadap dua pejabat eselon IV tersebut.  Karena Bupati dan Wakil Bupati Jembrana sedang melaksanakan tugas di luar, pelantikan dilakukan oleh Sekda Jembrana I Made Sudiada, dihadiri sejumlah pejabat pimpinan OPD di lingkup Pemkab Jembrana.

Sekda Jembrana I Made Sudiada dikonfrimasi usai pelantikan kedua pejabat tersebut mengatakan bahwa mutasi yang merupakan rotasi dua jabatan adalah suatu penyegaran bagi para pejabat di lingkungan Pemkab Jembrana. “Rotasi ini kan biasa. Tujuannya ada tiga: bagi kepentingan pejabat itu sendiri, bagi kepentingan publik, dan untuk efek psikologis juga.

Pihaknya tidak menampik mutasi yang dilakukan hanya pada dua orang pejabat ini dikaitkan dengan adanya sorotan terhadap kinerja ULP dari legislatif. 

Ia menegaskan, minimnya pegawai di lingkungan Pemkab Jembran yang memiliki sertifikat dan kualifikasi pengadaan barang dan jasa telah diatasi. “Dengan adanya perubahan ULP sekarang Pokja (Kelompok kerja) kita gabung, kalua dulu kan ada pokja-pokja yang berbeda sesuai pekerjaannnya sekarang kita gabung jadi dua. Dengan penggabungan Pokja ULP tersebut diharapkan bisa menjadi suatu team work yang solid. Kalau sudah ada teamwork yang solid, ada komunikasi saya rasa tidak ada pekerjaan yang susah. Selama ini kan komunikasi yang perlu kita tingkatkan,” jelasnya.

Komang Evan Sanjaya yang ditukar posisinya menjadi Kasi Perumahan pada Bidang Perumahan dan Kawasan Pemukiman Dinas PUPRPKP Kabupaten Jembrana mengaku baru mendapatkan kabar mutasi dan surat undangan mutasi dirinya itu setelah tiba di kantor Selasa pagi. Menurutnya mutasi adalah kebijakan dari pimpinan.

  Sementara pejabat penggantinya, I Ketut Sumawijaya adalah orang lama di jajaran ULP. Sebelum menjabat Kasi Perumahan, ia sempat empat tahun berkecimpung sebagai anggota Pokja ULP. “Kalau sekarang diberi kepercayaan saya siap menjalaninya, sudah ada gambaran tinggal melanjutkan saja,” ujarnya. Ia juga baru tahu kabar mutasi tersebut setelah tiba di kantor.