Diposting : 13 February 2018 21:36
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Amphitheater
Keterangan Gambar: 
Amphitheater - Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra saat melaunching Light Emitting Diode (LED) Videotron Amphitheater Youth Park di Taman Kota Lumintang Denpasar pada Minggu malam (11/2).
BALI TRIBUNE - Pemkot Denpasar terus berupaya memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk berkreativitas. Berbagai inovasi terus digalakan guna membahagiakan masyarakat Kota. Kali ini,  Light Emitting Diode (LED) Videotron Amphitheater Youth Park atau taman pemuda di Taman Kota Lumintang Denpasar yang disinyalir merupakan satu-satunya taman dan areal publik di Bali bahkan di Indonesia yang sangat jarang dilengkapi Amphitheater, pada Minggu malam (11/2) diresmikan Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya Mantra.
 
Sebelumnya meresmikan Tukad Badung yang telah ditata tampak terus ramai dikunjungi masyarakat hingga wisatawan mancanegara untuk menikmati keasrian dan berselfie ria di tukad tersebut. Kini Pemkot Denpasar menyediakan ruang untuk kreativitas di bidang seni visual dan pertunjukan melalui fasilitas Videotron Amphitheater Youth Park di Taman Kota Lumintang.
 
“Saat ini komunitas film dari kalangan anak muda Denpasar terus menggeliat, sehingga lewat fasilitas Amphitheater ini mereka tidak kesulitan mencari tempat untuk memutar film. Sehingga pada prisipnya kami mendukung dan mendorong kreativitas anak-anak muda,” ujar Rai Mantra.
 
Dengan diresmikannya amphiteater ini merupakan satu paket dengan pembangunan Youth Park, sekaligus merespon seniman serta komunitas di Kota Denpasar yang menginginkan aktualisasi kegiatan mereka. Sehingga pasca peresmian fasilitas yang dilengkapi dengan panggung terbuka tempat duduk dengan kapasitas ratusan orang ini, masyarakat bisa memanfaatkan untuk menggelar kegiatan seni budaya dan berbagai inovasi. “Ini merupakan rangkaian terakhir dari penyelesaian Youth Park, jadi amphitheater selain untuk hiburan dan menonton serta memberi ruang seluas-luasnya bagi seniman dan komunitas di Kota Denpasar,”ujarnya.
 
Selain itu, tempat yang bisa digunakan untuk menggelar kegiatan pentas theater seni budaya merupakan suatu trobosan dalam menampilkan informasi-informasi tentang perkembangan Kota Denpasar, meliputi informasi pelayanan publik, sejarah, budaya, pendidikan, hiburan masyarakat serta menampilkan film-film hasil karya kreatifitas dari komunitas-komunitas anak bangsa yang tentunya dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan bagi masyarakat yang bersifat non komersial.
 
“Kami menyediakan tempat tersebut guna memberi ruang bagi talent-talent muda kreatif yang tentunya dapat menunjang ekonomi kreatif di Kota Denpasar.  Dengan adanya amphitheater tersebut, kami berharap kualitas perfilman dan seni budaya di kota Denpasar akan terus meningkat dan berdampak pada peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke Kota Denpasar,” harap Rai Mantra.
 
Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Kota Denpasar, Dewa Made Agung didampingi Sekretaris Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik Kota Denpasar Dewa Ariawan mengatakan, Light Emitting Diode (LED) atau yang sering disebut Videotron Amphitheater Youth Park di Taman Kota Lumintang merupakan satu-satunya Taman Kota di Bali yang memiliki amphitheater, karena selama ini belum ada yang memiliki fasilitas seperti ini.
 
Tersedianya satu set videotron yang dilengkapi sarana pendukung dapat dipergunakan sebagai sarana informasi sehingga tercapai informasi dan komunikasi publik secara dinamis, cepat, terukur dan tentunya lebih menarik dengan konten yang bisa diganti setiap saat.
 
Selain itu, pengoprasian dengan system kompurisasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi mampu membuat tayangan program menjadi fleksibel dan dapat dikontrol melalui ruang Damamaya. Setiap harinya LED dioprasikan otomatis melalui Damamaya dalam 2 sesi yaitu pukul 07.00-10.00 WITA dan pada pukul 17.00-20.30 WITA.