Diposting : 27 July 2016 13:59
Agung Samudra - Bali Tribune
bupati
Keterangan Gambar: 
KUNJUNGAN - Bupati Bangli I Made Gianyar menerima kunjungan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, di ruang rapat Kantor Bupati Bangli, Selasa (26/7).

Bangli, Bali Tribune

Untuk menjalin kerjasama yang semakin erat, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyambangi Bupati Bangli I Made Gianyar, Selasa (26/7). Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Kantor Bupati Bangli itu membahas berbagai persoalan.

Ditemui usai pertemuan, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengungkapkan, maksud dan tujuan kedatangannya ke Bangli sebagai bagian silaturahmi dalam kaitannya untuk meningkatkan pembangunan di Bali. Dia menjelaskan, membangun Bali tidak bisa dilakukan satu daerah, melainkan adanya kerjasama antara daerah seperti Bangli dan Klungkung. “Sejumlah persoalan yang kita hadapi di Kelungkung yang perlu kita komunikasi dengan Pemkab Bangli. Selain itu, kita juga diskusi terkait pengembangan potensi daerah yang kita miliki,” ujarnya.

Bupati Suwirta didampingi Kabag Humas Setda Klungkung  Wayan Parna mengemukakan, ada tiga hal penting yang dibahas dalam pertemuan, yakni masalah air irigasi, jalan penghubung  serta masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Untuk persoalan air, pihaknya berupaya mencari solusi agar ketersediaan air bisa berkesinambungan, sehingga semua lahan persawahan Bangli maupun wilayah Kelungkung bisa teraliri air. “Kita masih banyak mempunyai lahan sawah yang kering akibat tidak ada airnya. Nah, inilah yang kita ingin carikan solusinya  dengan Pemkab Bangli,” jelas bupati asal Nusa Penida ini.

Sementara soal sarana transportasi, kata  Suwirta, masih banyak jalan penghubung antara desa di Klungkung dan Bangli yang perlu dibangun guna memperarat hubungan warga di dua daerah ini. Dia mencontohkan jalan tembus perlu dibacarakan kedua daerah, yakni jalan Pembungan, Jehem, Bangli tembus wilayah Desa Bungbungan, Klungkung, yang selama ini belum terwujud. Pihaknya juga akan menjajaki pembangunan jalan tembus di Banjar Jelekungkang, Tamanbali, Bangli dengan wilayah  Nyalian, Banjar Rangkan, Kelungkung.  “Kita ingin membangun jalan tembus guna meningkatkan akses ekonomi  di warga di kedua Kabupaten,” katanya.

Disamping itu, juga membicarakan masalah Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Mengingat TPA yang dimiliki Kelungkung telah overload. Karenanya, pihaknya ingin melakukan penajakan kerjasama terkait pemanfaatan TPA Regional yang ada di Kabupaten Bangli. “TPA yang kita miliki telah overload, maka kita ingin menjalin kerjasama terkait masalah ini.  Karena keadaan, sejatinya kita sempat membawa sampah ke TPA regional, karena belum ada komunikasi, jadi sempat jadi persoalan. Untuk itu kita minta maaf dan akan menatanya dari awal,” tegasnya.

Bupati Bangli Made Gianyar menyambut baik kedatangan Bupati Klungkung Nyoman Suwirta ke Bangli, untuk menjalin komunikasi terhadap persoalan yang dihadapi kedua belah pihak. Selain itu, jelas dia, pertemuan itu juga akan memberikan imbas positif bagi kedua daerah.

Kata Gianyar, pertemuan ini diharapkan bisa membangun aksesbilitas  antara Bangli dan Klungkung harus dibangun mobilitas positif. Masyarakat Bangli nyaman ke Klungkung, begitu juga masyarakat Klungkung bisa aman ke Bangli. Jelasnya, ada beberapa akses pembangunan jembatan penghubung yang selama ini terhambat sehingga menghambat hubungan warga.

Sementara persoalan air, pihaknya akan menjalin komunikasi terkait upaya pelestarian lingkungan agar ketersediaan air baku bisa terjaga. Mengingat Bangli berada dihulu, kalau lingkungan di Bangli bisa diperbaiki, maka air baku akan bisa mengalir ke bawah sehingga bisa dinikmati daerah lain termasuk ke Klungkung. “Kami mengapresiasi Pak Bupati Klungkung ini. Mudah-mudahan saja kepala daerah lain bisa melakukan hal yang sama, dan dirinya juga nanti berkeinginan menyambangi sejumlah kepala daerah,” ujar Gianyar.