Diposting : 24 October 2019 12:41
Agung Samudra - Bali Tribune
Bali Tribune/ DISTRIBUSI – Petugas distribusikan air bersih bagi warga Desa Kutuh, Kecamatan Kintamani, Bangli, Rabu (23/10).
Balitribune.co.id | Bangli - Kebakaran lahan yang terjadi di Desa Kutuh, Kecamatan Kintamani, Bangli pada Minggu (20/10) lalu, selain menghanguskan lahan pertanian juga  merusak jaringan pipa air bersih bagi warga. Rusaknya jaringan pipa mengakibatkan suplay air terhenti, warga pun kesulitan air bersih. Sementara itu, BPBD Bangli, BPBD Buleleng dan perusahaan air Sangang mensuplay air bersih untuk warga, Rabu (23/10) pagi.
 
Perbekel Kutuh terpilih Wayan Pasek mengungkapkan kebakaran lahan yang terjadi beberapa hari lalu juga menyebabkan terbakarnya jaringan pipa air di Desa Kutuh. Sebutnya ada tiga jaringan air bersih yang terbakar, yakni saluran air desa grafikasi, saluran pamsimas, dan saluran air desa. “Tiga saluran yang ada terbakar, sehingga warga kami kini mengalami krisis air bersih”ungakpnya.
 
Menurut, Wayan Pasek suplay air ke warga total putus pada Selasa (20/10). Untuk memenuhi kebutuhan air warga untuk sementara dibantu suplay air dari BPBD Bangli, BPBD Buleleng dan Perusahaan Air Sangsang. “Hari ini 21 ribu liter air didistribusikan kepada warga kami,” ujarnya semabari mengatakan Desa Kutuh memiliki 448 kepala keluarga (KK).
 
Lanjutnya, untuk sementara desa mengandalkan bantuan suplay air, namun demikian kerusakan jaringan harus segera ditangani. Bila dalam seminggu ke depan kondisi masih seperti ini tidak menutup kemungkinan warga semakin rugi. “Kalau satu minggu belum bisa ditangani kerugian masyarakat akan terus bertambah. Dari sektor pertanian, peternakan bisa banyak yang mati. Tentu ini berdampak pada perekonomian kedepanya,” sebut Wayan Pasek.
 
Sementara Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, Ketut Agus Sutapa mengungkapkan untuk pendistribusian air bersih bagi warga Desa Kutuh, melibatkan pula perusahaan air kemasan Sangsang. Pendistribusian dilakukan di dua lokasi yakni di Dusun Angan Sari dan Dusun Kutuh. “Setidaknya ada 20 ribu liter air yang didistribusikan kepada warga di Desa Kutuh. Dengan pendistribusian air hari ini, warga Kutuh tidak mengalami  krisis air lagi, sampai perbaikan pipa rampung,” ungkapnya.
 
Sebutnya BPDB Bangli juga mendistribusikan masker di Desa Batur Tengah dan Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani. Masker yang didrop ke kantor desa masing-masing 1.000 pcs. “Kami droping masker ke desa yang terdampak asap kebakaran. Kami juga akan melaksanakan pengecekan kesehatan gratis,” imbuhnya.
 
Owner Sangsang Kadek Budiartawan mengatakan pasca musim kering yang dibarengi dengan terjadinya kebakaran lahan, pihaknya telah beberapa kali mensuplay air bersih, baik itu untuk masyarakat juga untuk suplay air bersih armada kebakaran. Menyikapi realita yang terjadinya pihaknya juga menyiapkan tiga armada truk tanky dimana sewaktu-waktu bisa diturunkan baik itu untuk suplay air bersih kepada warga juga untuk membatu suplay air bagi armada damakar. “Kami juga menyiapkan kran air jika dalam kondisi darurat, armada damkar, Polres dan BPBD bisa mengabil air di kran yang tersedia,” jelasnya.