Bali Tribune, Minggu 27 Mei 2018
Diposting : 9 February 2018 02:43
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
IMLEK
Keterangan Gambar: 
Suasana di kantor depan sebuah hotel di kawasan wisata di Kabupaten Badung.
BALI TRIBUNE - Jelang libur perayaan ‘Imlek’ Tahun Baru Tionghoa, Jumat (16/2) pekan depan yang juga merupakan long weekend. Sejumlah calon wisatawan telah melakukan reservasi ke hotel atas kamar yang akan ditempatinya. Tak ketinggalan, reservasi dilakukan terhadap hotel yang ada di pusat Kota Denpasar dan Badung.
 
Marketing Communication Executive HARRIS-POP! Hotels & Conventions Denpasar, M. Daniyal Faqih, mengungkapkan, permintaan kamar hotel untuk libur long weekend (Imlek) mengalami peningkatan sejak awal Pebruari ini.
 
"Dari minggu ini pun (booking kamar) sudah kencang. Bahkan pick up-nya pun sangat bagus, lebih dari 10 kamar setiap harinya," ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (7/2) kemarin.
 
Permintaan kamar hotel pada momen tersebut kata Daniyal sebagian besar dari wisatawan domestik yang berencana memilih libur panjang Imlek di Pulau Dewata khususnya Kota Denpasar.
 
 "Karena market segment kita adalah lokal sebagian besar dari Pulau Jawa dan warga lokal Bali," katanya.
 
Disebutkan Daniyal untuk libur Imlek 2018 ini, permintaan lama menginap rata-rata 2-3 malam. Sementara itu hotel lainnya di Kabupaten Badung juga telah menerima permintaan kamar seperti disampaikan General Manager Sovereign Hotel Kuta, Made Ramia Adnyana.
 
Ia mengatakan puncak wisatawan yang menginap saat Imlek tahun ini dari 13 hingga 18 Februari 2018. Saat ini kata Ramia okupansi kamar hotel masih diatas 75 persen.
 
"Seminggu ini cukup banyak booking kamar yang masuk. Bookingan kamar untuk Imlek ini imbang antara online dan offline," terangnya.