Bali Tribune, Kamis 21 Juni 2018
Diposting : 5 October 2016 13:01
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
pemkab
Keterangan Gambar: 
SIDAK - Wabup Kembang saat sidak Selasa kemarin mendapati sampah menumpuk disaluran drainase perkotaan.

Negara, Bali Tribune

Menghadapi musim penghujan yang segera tiba, Wakil bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Selasa (4/10), melaksanakan sidak dan pengecekan ke beberapa saluran air dan jalur irigasi perkotaaan.

Wabup Kembang didampingi Kadis PU Kabupaten Jembrana I Gusti Putu Merthadana, Kakan LHKP Kabupaten Jembrana I Wayan Darwin, Camat Jembrana I GN Sumber Wijaya, serta Kasat Pol PP I GN Rai Budhi, menyasar beberapa saluran drainase yang ada di lingkungan Menega dan Sri Mandala, Keluarahan Dauh Waru, Jembrana.  Wabup Kembang memastikan wilayah perkotaan bisa bebas banjir saat Jembrana diguyur hujan denga intensitas yang semakin tinggi. Beberapa perbaikan pada saluran air sekunder dimita agar sesegera mungkin dikerjakan.

Kembang menyatakan sangat diperlukan peran aktif masyrakat aktif dalam menjaga lingkungan. Pihaknya mengimbau agar masyarakat rutin gotong royong membersihkan saluran air termasuk juga selokan sehingga selain mengantisipasi banjir pada saat musim huja juga kebersihan lingkungan akan tetap terjaga serat terbebas dari genangan. Pihaknya khawatir di musim penghujan saat ini selokan yang tersumbat oleh berbagai jenis kotoran bisa menyebabkan banjir dan mengotori sehingga perlu dibersihkan agar air tetap mengalir selain juga  dengan membuang sampah pada tempat sampah yang telah disediakan. Dengan kondisi lingkungan yang bersih itu akan menciptakan lingkungan yang sehat.

Wabup Kembang Hartawan menyebutkan, langkah antisipasi Pemkab Jembrana menjelang musim penghujan adalah dengan menyiagakan penjaga bendung. Para penjaga bendung ini diminta senantiasa waspada dan tetap fokus pada pekerjaannya. Jika terjadi hujan deras, penjaga bendung menurutnya harus siaga mengatur keluarnya air sehingga kiriman air ke wilayah hilir tidak membludak yang dapat memicu terjadinya banjir, kendati pun Jembrana bukanlah daerah rawan banjir.

Kadis PU Kabupaten Jembrana I Gusti Putu Merthadana mengatakan saat ini dinas yang dipimpinnya sedang melakukan program pengerukan saluran air dan irigasi. Program tersebut untuk mengembalikan keadaan saluran irigasi akibat penyempitan  endapan tanah maupun sampah. Upaya antisipasi banjir lainnya, pihaknya juga tengah melakukan perbaikan fisik  terhadap saluran drainase yang difokuskan  pada pemukiman padat penduduk.