Diposting : 23 February 2019 19:28
Release - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Bali Tribune/RAPAT KERJA - Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra membuka Rapat Kerja Perkembangan Situasi Bali menjelang pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 mendatang. Dalam Raker yang berlangsung di Ruang Jempiring Kantor Bappeda dan Litbang Provinsi Bali, Jumat (22/2).
Bali Tribune, Denpasar  – Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra membuka Rapat Kerja Perkembangan Situasi Bali menjelang pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 mendatang. Dalam Raker yang berlangsung di Ruang Jempiring Kantor Bappeda dan Litbang Provinsi Bali, Jumat (22/2), semua pihak sepakat untuk menjaga kondusiftas Bali selama berlangsungnya proses Pemilu Tahun 2019.
 
Sekda Dewa Indra dalam sambutan singkatnya mengatakan bahwa Pemilu Tahun 2019 mempunyai tingkat kerawanan yang mesti lebih diwaspadai. Hal ini mengingat, untuk pertama kalinya proses Pemilihan Legislatif dilaksanakan berbarengan dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Untuk itu, dia berharap seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, TNI/Polri dan unsur terkait lainnya memastikan bahwa tugas dan tanggung jawabnya sudah dilaksanakan dengan baik.
 
Pada bagian lain, Dewa Indra juga mengingatkan agar semua pihak melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. “Dari hasil deteksi itu, kita dapat memetakan potensi kerawanan sehingga dapat diambil langkah-langkah antisipasi,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Dewa Indra juga mengapresiasi kegiatan rakor yang digagas oleh Kantor Wilayah Pertahanan Provinsi Bali. Ia berharap, melalui forum ini diperoleh berbagai informasi terkait perkembangan situasi Bali menjelang pelaksanaan Pemilu Tahun 2019. Ia pun menyampaikan optimisme akan kelancaran perhelatan Pemilu 17 April mendatang. “Dengan dukungan dari semua pihak, saya optimis Pemilu mendatang akan berjalan dengan baik dan seluruh masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya,” imbuhnya.
 
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Pertahanan Provinsi Bali Ketut Budiastawa, S.Sos, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah koordinasi untuk memetakan situasi keamanan Bali menjelang pelaksanaan Pemilu 2019. Ia menyebut, situasi keamanan Bali sangat dipengaruhi situasi nasional hingga global. Pihaknya berharap kondisifitas Bali tetap terjaga selama proses pelaksanaan Pemilu 2019.