Bali Tribune, Senin 21 Agustus 2017
Diposting : 17 July 2017 21:24
Ketut Sugiana - Bali Tribune
KONI
Keterangan Gambar: 
Orangtua atlet sampaikan uneg-uneg pada pengurus KONI Klungkung saat dialog.

BALI TRIBUNE - Langkah terobosan baru digulirkan oleh Pengurus KONI Klungkungn periode nakoda Wayan Subamia SE. Secara khusus bersamaan dengan kegiatan latihan bersama seluruh atlit KONI Klungkung yang bakal diterjunkan diajang Porprop Bali ke XIII yang akan datang Minggu(16/7)kemarin mendatangkan para orang tua Atlit bertempat lesehan di GOR Sweca Pura ,Gelgel,Klungkung. Hajatan tersebut dimaksudkan untuk memotivasi seluruh para orang tua atlit ikut bersama sama mendukung langkah KONI Klungkung dalam mengembleng anak anak mereka sekaligus atlit yang akan berjuang mewakili kabupaten Klungkung nanti.

Hal tersebut menurut Ketua KONI Klungkung Wayan Subamia SE sekaligus memberikan pengertian kepada orangb tua atlit bahwasannya seluruh Atlit Klungkung yang berjumlah sekitar 409 orang ini yang turun nanti sudah diasuransikan semua atlit KONI Klungkung yang akan terjun membela panji Kabupaten Klungkung ke Porprop Bali yang ke XIII akan datang.

Ketum KONI Wayan Subamia mengharapkan dukungan para orang tua atlit semuanya disamping kesiapan atlit itu sendiri untuk mempersiapkan diri all out mulai saat ini. “Semua atlit dari berbagai cabor kita sudah berikan uang harian selama 6 hari seminggu selama latihan bulan bulan ini,”jelasnya memotivasi atlit.

Lama dialog dengan orang tua atlit beberapa ortu menyampaikan semua uneg uneg secara terbuka kepada KONI Klungkung. Salah seorang orang tua atlit yang bernama Sang Putu Suwirta ortu atlit bulu tangkis sang putu Endra memberikan kritik agar pengurus Cabor bulutangkis hendaknya lebih sering turun kelapangan memantau perkembangan atlitnya. Usulan lainnya Orang tua atlit basket Kadek Jiwa yang merupakan orang tua dari atlit kadek Dwi Admaja merasa berbahagia dengan diundangnya semua orang tua atlit dan hal ini mmenurutnya sangat baik karena baru pertama kali orang tua atlit dilibatkan pemikirannya oleh KONI. Sementara itu usulan Orang tua atlit kriket Wayan Pepek berharaf jangan KONI Klungkung memberikan peluang atlit untuk pergi bertanding diberikan membawa sepeda motor sendiri. “ Saya haraf KONI melarang atlit mengendarai sepeda motor saat bertanding karena lebih baik KONI berangkatkan bersama sama ke tempat pertandingan untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan terjadi,” kritiknya. Sementara orang tua atlit kabadi yang bernama Nyoman Purnami menyinggung masalah dispensasi dari sekolah apakah nanti ada dispensasi.

Ketua KONI Wayan Subamia menyambut baik semua usulan orang tua atlit . Terkait usulan dispensasi ketum KONI Wayan Subamia malah menyebutkan dispensasi bukannya diketahui sekolah semata tapi malah Bupati Suwirta yang tanda tangan dispensasi bagi siswa yang berjuang untuk Klungkung.