Bali Tribune, Jumat 15 Desember 2017
Diposting : 22 May 2017 19:00
redaksi - Bali Tribune
Pelabuhan
Keterangan Gambar: 
Suasana terkini di Pelabuhan Padangbai, Karangasem.

BALI TRIBUNE - Menjelang Ramadhan arus penyeberangan di Pelabuhan Padangbai, Karangasem mengalami lonjakan, antrean kendaraan pun mulai padat utamanya pada saat malam hari. Namun antrean kendaraan masih bisa tertampung di dalam areal parkir pelabuhan dan tidak sampai meluber keluar areal pelabuhan. Antrean padat kendaraan penyeberang ini terjadi lantaran sampai saat ini Dermaga II belum bisa dioperasikan karena masih dalam proses perbaikan, praktis aktifitas bongkar muat kapal hanya dilayani oleh satu dermaga saja yakni Dermaga I.

 Terkait hal ini, Manager ASDP Padangbai, I Wayan Rosta kepada wartawan Minggu (21/5) menjelaskan jika pihaknya terus mengebut pengerjaan perbaikan Dermagga II, targetnya kata Wayan Rosta, Dermaga II bisa rampung sebelum Ramadhan mengingat arus penyeberangan akan mengalami peningkatan pada awal Ramadhan dan saat musim mudik lebaran.

 “Masih kita kebut dan hari ini pengerjaan baru masuk tahap pengecoran penyangga dan pemasangan angkur dermaga,” ungkap Wayan Rosta sembari menyebutkan sampai saat ini pengerjaan sudah berlangsung 80 persen, dan pihaknya berharap sisanya 20 persen lagi bisa rampung sebelum awal Ramadhan.

Setelah pengecoran bagian penyangga dan pemasangan angkur, diperkirakan bagian Mobile Bridge atau jembatan gerak akan dipasang minggu depan, dan itu merupakan tahapan akhir dari perbaikan. Setelah rampung dermaga itu akan diupacarai dulu (diplaspas,red) sebelum dioperasikan. “Minggu depan MB sudah dipasang dan kita akan plaspas dulu sebelum dioperasikan,” ucapnya lanjut menyebutkan total biaya yang dihabiskan untuk perbaikan sekitar Rp900 juta.

 Kendati masih dalam perbaikan, selama ini Dermaga II masih bisa difungsikan sebagai dermaga plengsengan, artinya hanya kapal ferry tertentu saja yang bisa sandar yakni kapal dengan ramdoor panjang. Sementara kapal lainnya dialihkan untuk bongkar muat di Dermaga I. Sejak Dermaga II rusak akibat tertabrak kapal termasuk kondisi greating atau landasan baja pada MB yang bersentuhan langsung dengan ramdoor kapal juga sudah keropos.

Dengan alasan keselamatan, Dermaga II yang posisinya lebih menjorok ketengah perairan itu akhirnya tidak dioperasikan untuk diperbaiki sejak awal Maret lalu. Karena sebagian besar mengalami kerusakan, pihak ASDP Padangbai akhirnya mengganti semua kompoisisi dermaga.