Diposting : 12 October 2017 17:55
Release - Bali Tribune
Dispenda
Keterangan Gambar: 
Dirlantas Polda Bali Kombes Pol AA Made Sudana saat melakukan kunjungan ke Dispenda Bali.

BALI TRIBUNE - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Bali Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, S.H., S.I.K. didampingi Kasubdit Regident, Kasi STNK dan Kasi BPKB Direktorat Lantas Polda Bali menerima kunjungan Kadispenda Provinsi Bali I Made Santha, bertempat di Ruang Kerja Dirlantas Polda Bali, Selasa (10/10).

Dalam pertemuan tersebut kedua belah pihak membahas tentang kesiapan pelaksanaan e-Samsat dan launching yang akan diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 23 Oktober 2017 mendatang. Layanan e-Samsat merupakan kerja sama antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan pemerintah kabupaten atau kota di tujuh provinsi di Pulau Jawa dan Bali.

I Made Santha mengatakan, layanan pembayaran online ini disebut e-Samsat dengan transaksi elektronik. Pemilik kendaraan bermotor di Pulau Jawa dan Bali bisa membayar pajak secara online. “Mereka tak lagi harus repot hadir di kantor sistem administrasi manunggal satu atap (Samsat),” ucapnya.

Kombes Pol. Anak Agung Made Sudana, SH, SIK. mengatakan, dengan hadirnya layanan e-Samsat ini dapat mempermudah proses pembayaran pajak kendaraan tahunan, melalui transaksi on-line. Layanan Samsat konvensional rawan pungutan liar (pungli). “Dengan e-Samsat, selain cepat dan mudah juga dapat memangkas praktek korupsi,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Bapeda Provinsi Bali mengungkapkan bahwa pihaknya tahun ini kembali memberikan pemutihan pajak kendaraan berupa bunga dan denda atas piutang pajak yang akan dimulai 9 Oktober sampai 16 Desember 2017. “Jadi, pemutihan pajak tersebut akan berlangsung kurang lebih selama 2 bulan 1 minggu,” terangnya.

Dirlantas Polda Bali menyampaikan bahwa agar dalam pelaksanaan e-Samsat dan pemutihan pajak betul-betul dipersiapkan supaya tidak ada permasalahan. Kita tidak perlu berorientasi dengan prosedur yang masih berbelit-belit, semuanya harus dipermudah tapi jangan lupa dengan fungsi registrasi dan identifikasi sendiri. “Semuanya harus dipersiapkan termasuk dengan data base Samsat itu sendiri,” imbuhnya.