Diposting : 19 September 2019 09:26
Chairil Anwar - Bali Tribune
Kafe Radja’s Seririt Terbakar
Bali Tribune/war. Cafe Radja's yang legendaris di Singaraja, terbakar pada Rabu (18/09/2019).

Balitribune.co.id | SINGARAJA - Keberadaan Cafe Bar and Karaoke Radja's di Wilayah Dusun Tamansari, Desa Sulanyah, Kecamatan Seririt, cukup melegenda. Di masa keemasannya, pernah menjadi ikon bagi penyuka dunia malam. Seiring waktu, pamor kafe yang terletak di samping Lapangan Umum Seririt itu pelan-pelan meredup.

Lama tak terdengar kabarnya, tiba-tiba publik dikejutkan dengan terbakarnya kafe milik mantan anggota DPRD Buleleng, De Puk (alm). Rabu (18/09/2019) sekitar pukul 10.30 wita, warga yang tinggal di seputaran kafe tersebut dikejutkan dengan membumbungnya asap menghitam yang keluar dari kafe yang tertutup.

Di tengah kepanikan, beberapa warga mencoba mendobrak pintu kafe yang kini dikelola Putu Deva Valentino (24) warga Dusun Sari Mekar, Desa Bubunan. Api yang sumbernya diduga dari room 2 dengan cepat menyebar ke ruangan lainnya. Warga berusaha memadamkan api. Ada juga yang menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Seorang saksi, Luh Surya Dewi (26), warga Banjar Dinas Kajanan, Desa Joanyar, menuturkan, saat asap terlihat dari room 2 dan terus merembet ke room 3, ia berusaha memadamkan api sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran. “Setelah api membesar dan mulai merembet ke room 3, mobil pemadam kebakaran datang,” ujarnya.

Dikonfirmasi soal peristiwa terbakarnya Kafe Radja, Kapolsek Seririt, Kompol Made Uder, seizin Kapolres Buleleng, AKBP Suratno, mengungkapkan, dua unit room berukuran 4 x 4 bagian dari kafe ikut terbakar bersama sound system,” jelas Kapolsek. Butuh waktu sekitar dua jam bagi petugas pemadam untuk menjinakkan api tersebut.

Kapolsek mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan sumber api berasal. Termasuk merinci kerugian yang ditaksir mencapai Rp 150 juta lebih. “Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Anggota di lapangan masih membantu mematikan api. Kami pastikan tidak ada korban jiwa dan korban luka dalam peristiwa ini,” ujarnya. (*)