Diposting : 16 May 2018 14:36
Redaksi - Bali Tribune
massa
Keterangan Gambar: 
MASSA - Sekitar tiga ribu massa yang hadir menyatakan sikap dan dukungan mereka terhadap pasangan Mantra-Kerta.
BALI TRIBUNE - Kampanye Pasangan Calon (Paslon) Gubernur Bali nomor urut 2, IB Rai Wijaya Mantra-I Ketur Sudikerta atau pasangan Mantra-Kerta, di Banjar Gede, Desa Pekraman Subagan, Karangasem, Selasa (15/5) kemarin, dihadiri ribuan massa. Kendati dalam kampanye yang difasilitasi oleh tokoh masyarakat Karangasem yang juga penanggung jawab Gerakan Masyarakat Terpadu (GMT) I Gusti Made Tusan tersebut hanya hadiri oleh Cawagub I Ketut Sudikerta saja, namun sekitar tiga ribu massa yang hadir menyatakan sikap dan dukungan mereka terhadap pasangan Mantra-Kerta.
 
Dalam orasi politiknya, Ketua DPD Nasdem Karangasem, IGA Mas Sumatri mengajak masyarakat Karangasem untuk tidak ragu lagi dalam menentukan pilihan ke 
Pasangan Mantra-Kerta dan mencoblos nomor 2 pada Pilgub 27 Juni mendatang. Ditegaskan Mas Sumatri, Paslon nomor urut 2 selama ini sudah sangat teruji karena baik IB Rai Wijaya Mantra maupun I Ketut Sudikerta sudah sama-sama pernah menjabat dipemerintahan.
 
“Bapak Rai Mantra dua kali menjabat sebagai Wali Kota Denpasar, dan bliau tau pasti apa yang terbaik bagi Bali. Begitu juga dengan Bapak Sudikerta, bliau dua kali menjadi Wakil Bupati Badung, dan dua kali pula menjadi Wakil Gubernur Bali, jadi keduanya sudah sangat teruji,” tegas Mas Sumatri.
 
Secara bergiliran memberikan orasi politik, tim pemenangan Mantra Kerta dari Koalisi Rakyat Bali (KRB) banyak memparkan program pasangan Mantra-Kerta untuk membangun Bali 5 tahun kedepan. Ida Bagus Oka Gunastawa, Ketua DPW Nasdem Bali yang juga pentolan KRB mengajak masyarakat Karangasem dan Bali untuk memenangkan pasangan Mantra-Kerta, “Karena Bali membutuhkan pemimpin yang jujur, bersih, dan teruji. Bapak Rai Mantra merupakan Walikota yang mampu membawa Denpasar bersih dari korupsi, sehingga KPK sendiri sampai mengundang bliau karena penasaran kenapa sih pemerintahan bliau bersih dari korupsi. Rai Mantra tidak hanya menjadi contoh bagi Bali tetapi contoh bagi Nasional dalah hal pemerintahan yang bersih dari kasus korupsi! Ujar Oka Gunastawa dengan penuh semangat.
 
“Bali butuh penimpin yang peduli dan mengerti adat dan budaya Bali. Pesta Kesenian Bali, LPD adalah gagasan Gubernur IB Mantra. Juga BTDC yang menjadi tempat wisata terbaik di dunia. Saya yakin Rai Mantra tak akan mengingkari yang sudah baik yang digagas ayahandanya,” lontar I Gede Sumarjaya Linggih (Demer) yang melanjutkan orasi setelah Oka Gunastawa.
 
Sementara itu, Cawagub Bali I Ketut Sudikerta dalam orasi mengajak massa dan pendukung untuk menjaga semangat sebagai modal terpenting meraih kemenagan. "Saya, kami datang ke Karangasem untuk minta dukungan masyarakat Karangasem,” lugasnya, sembari memaparkan program Nawa Chandra, yang beberapa diantaranya menitik beratkan pada pembangunan dan program bantuan untuk Desa Adat, pendidikan dan kesehatan gratis untuk masyarakat Bali.
 
Dalam kesempatan itu Ketut Sudikerta sempat berdialog dengan I Gusti Made Tusan, dimana tokoh masyarakat yang juga penanggung jawab GMT tersebut meminta agar nantinya jika Pasangan Mantra-Kerta terpilih menjadi pemimpin Bali, agar bergerak cepat menunaikan janji politiknya utamanya merecovery Karangasem pasca dilanda bencana erupsi. Gusti Made Tusan menegaskan jika pihaknya akan berjuang semampunya untuk membantu memenangkan Mantra-Kerta di Karangasem.