Diposting : 23 June 2018 00:00
redaksi - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Kondisi Kantor Disdukcapil Gianyar
BALI TRIBUNE - Dituntut memberikan pelayan maksimal, masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Gianyar rupanya masih tertatih-tatih.  Jangankan memberikan pelayanan, kondisi kantor yang tidak layak pun sangat mempengaruhi. Ironisnya lagi,  sejumlah OPD hingga kini tidak memiliki kantor tetap dan harus berpindah-pindah ngontrak.
 
Pantauan BALI TRIBUNE - , OPD yang masih mengontrak kantor adalah Dinas Kesehatan, Kantor Perpustakaan dan Arsip, Dinas Pemuda dan Olahraga. Disamping itu, OPD yang disebut memiliki kantor yang belum layak adalah Dinas Informasi dan Komunikasi. Kantor ini selain masih menggunakan bangunan tahun 1990-an, atapnya sudah pada berjatuhan. Ditambah lagi, saat musim hujan pegawai harus memindahkan arsip dan dokumen agar tidak kena tetesan hujan.
 
Kantor lain yang belum layak adalah Kantor Dinas Perhubungan. Di mana kantor ini sebelumnya difungsikan untuk pelayanan kir, namun karena menjadi dinas, akhirnya staf di sana mesti berdesakan dalam menjalankan tugasnya.
 
Kantor lain yang mengalami kondisi yang sama adalah Kantor Disdukcapil yang bersebelahan dengan Kantor Infokom. Kantor yang difungsikan sebagai tempat Pelayanan Publik Administrasi Kependudukan ini juga menggunakan gedung yang lama. Di beberapa ruangan nampak dipermak, walau demikian masih nampak sebagai gedung lama.
 
PJ Bupati Gianyar, Ketut Rochineng dikonfirmasi terkait kondisi kantor OPD Pemkab Gianyar, Jumat (22/6), menyebutkan persoalan tersebut akan dikaji lebih lanjut. “Kita akan lakukan kajian dulu, kita tidak bisa serta-merta langsung membangun,” terang Ketut Rochineng.
 
Dijelaskan Rochineng, untuk pembangunan perkantoran mesti melihat kondisi keuangan daerah. “Kita lihat dulu anggarannya, mana yang skala prioritas dan mana yang bisa belakangan,” terangnya.
 
Ditambahkan Rochineng, APBD Kabupaten Gianyar diprioritaskan untuk pengentasan kemiskinan. Disamping itu, pembangunan juga diarahkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Yang terpenting, pada sektor pelayanan publik bisa berjalan dengan baik, sedangkan pembangunan kantor akan mulai kita kaji,” pungkasnya.