Diposting : 22 November 2017 18:09
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
kunjungan
Keterangan Gambar: 
Kapolda Bali saat kunjungan kerja ke Jembrana, Selasa (21/11) sempat beradu bela diri dengan salah seorang personel Polres Jembrana.

BALI TRIBUNE - Menjelang tahun politik 2018, kesiapan pihak kepolisian semakin dimantapkan. Kapolda Bali, Irjen Pol. Petrus Reindhard Golose bahkan  Selasa (21/11) meninjau langsung kesiapan jajaran Polres Jembrana dalam mengamankan wilayah Bali menjelang pelaksanaan Pilgub Bali 2018 mendatang.  Dalam kunjungan kerjanya ke Polres Jembrana, Kapolda Bali bahkan sempat beradu gulat dengan salah seorang anggota Polres Jembrana.

Kapolda mencoba bertarung dengan salah seorang anggota Polres Jembrana yang sedang memperlihatkan kemampuan bela diri. Dalam pertarungan tersebut, Kapolda gagal menjatuhkan lawannya yakni salah seorang anggota Polres Jembrana yang menunjukkan kemahiran dalam bela diri.  

Uji kekuatan dan ketangkasan dilakukan Kapolda seusai gabungan anggota Serse dan Dalmas Polres Jembrana melakukan atraksi bela diri Polri di halaman Polres Jembrana yang juga disaksikan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Jembrana.

 Juga ditampilkan simulasi olah TKP oleh Tim Inafis Polres Jembrana dengan skenario kasus permbunuhan di salah satu kafe, pencarian barang bukti narkotika dengan menggunakan anjing pelacak Polres Jembrana bernama Max dan peragaan tari “Bali Gemilang” gabungan TNI, Polri, Sat Pol PP dan ibu-ibu Bhayangkari.

Di sela-sela kunjungan kerjanya itu Kapolda menyatakan tujuan pihaknya datang ke Jembrana adalah untuk mengecek kesiapan jajaran Polres Jembrana dalam pengamanan Bali menjelang pelaksanaan Pilgub Bali 2018.

Selain dalam rangka meningkatkan hubungan antara atasan dan bawahan serta mengecek apakah program-program yang telah digariskan telah terlaksana dengan baik juga pihaknya memastikan kesiapan Kapolres beserta jajarannya dalam penanganganan kasus narkoba dan kasus-kasus berintensitas tinggi termasuk dalam menghadapi potensi radikalisme terlebih posisi wilayah Jembrana yang startegis terutama pintu masuk bali bagian barat yakni Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk.

 “Menghadapi Pilkada tahun depan sehingga saya perlu mengecek kesiapan dari pada Polres Jembrana untuk menghadapi pilkada dalam hal pilgub,” jelas jendral bintang dua ini.

Menurutnya, Jembrana adalah jalur komunikasi, jalur transportasi yang sering dilakukan operasi control trans national organization crime sehingga perlu dilakukan pengecekan kesiapan Kapolres dan jajarannya. Namun dari  hasil evaluasi yang dilakukan terhadap kinerja Polres Jembrana dikatakannya semua telah berjalan dengan baik dan sangat positif.

Terkait pengamanan di pintu masuk Gilimanuk, menurutnya telah berjalan dengan baik. “Semua stakeholder kita libatkan, jadi tidak ada masalah. So far semua berjalan dengan baik,” jelasnya.

Sementara terkait pengamanan Bali menjelang Pilgub Bali menurut Kapolda Bali secara umum kondusif, tidak ada yang signifikan. Kapolda berharap dengan kesiapsiagaan yang dimiliki anggota Polres Jembrana diharapkan keamanan Bali jelang Pilgub Bali 2018 mendatang bisa dijaga dengan baik. “Selalu saya katakan saya tidak akan mentolerir adanya organism crime dan narkoba di Pulau Bali” pungkasnya.