Diposting : 10 October 2017 19:17
Ketut Sugiana - Bali Tribune
bakti penganyar
Keterangan Gambar: 
Jajaran Pemkab Klungkung saat ngaturang bakti penganyar ke Pura Tuluk Biyu Batur Kabupaten Bangli, Minggu (8/10) lalu. Tampak Bupati Suwirta pada kegiatan ritual dimaksud.

BALI TRIBUNE - Bertepatan dengan rahina Purnamaning Sasih Kapat Icaka 1939 berlangsung pioadalan di Pura Tuluk Biyu Batur, Kabupaten Bangli,. Serangkaian degan pelaksanaan ritual dimaksud, Pemerintah Kabupaten Klungkung melaksanakan bakti penganyar pada, Minggu (8/10) lalu. Kehadiran rombongan penganyar Pemkab Klungkung dipimpin Bupati Nyoman Suwirta didampingi Ny Ayu Suwirta serta jajaran OPD lingkungan Pemkab Klungkung disambut para prajuru setempat.

Dewa Soma selaku panitia wewantenan penganyar Pemkab Klungkung mengatakan, bakti penganyar ini wajib dilaksanakan selama Ida Bhatara katuran nyejer dalam upacara Ngusaba atau pujawali.
Bakti penganyar merupakan wujud bakti umat kehadapan Ida Bhatara Bhatari utamanya Ida Bhatara yang berstana di Pura Tuluk Biyu dengan menghaturkan banten penganyar berupa suci, saji, sorohan dan bebangkit. Bakti penganyar diawali pementasan tarian tarian sakral seperti tari rejang dan tari baris kemudian dilanjutkan dengan kramaning sembah.
Upacara bakti penganyar selain dihadiri rombongan Pemkab juga diikuti ratusan pemedek lain. Persembahyangan berlangsung hikmat, dipuput Ida Pedada Gde Wayahan Keniten geria Tengah Semarapura.

Seusai pesembahyangan, Bupati Suwirta juga menghaturkan punia yang diterima manggala karya. Sementara porosesi penyineban akan dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober. selain dipura Tuluk Biyu dihari yang sama rombongan Pemkab Klungkung juga melaksanakan bakti penganyar di Pura Puncak Penulisan serangkaian Upacara Karya Pengenteg Jagad Bali yang dipuput oleh Ida Jro Kubayan Mucuk, Jro Kubayan Kiwa, serta bakti penganyar di Pura Bukit Mentik.