Diposting : 13 October 2016 13:50
Ketut Sugiana - Bali Tribune
Sembahyang
Keterangan Gambar: 
Krama pengempon Pura Dasar Buana Gelgel Klungkung pada Sabtu (15/10) nanti bakal melangsungkan ritual Ngusaba Nini Agung dan Ngusaba Jagat. Tampak sejumlah pemedek mulai mendatangi pura ini guna pelaksanaan ritual dimaksud.

Semarapura,Bali Tribune

Bertepatan dengan Saniscara  Purnama Kapat atau Sabtu (15/10) nanti. Pengempon Pura Dasar Buana Gelgel,Klungkung bakal menggelar ritual Ngusaba Nini Agung dan Ngusaba Jagat dan Pawintenan Pinandita secara massal. Mengawali ritual dimaksud, Kamis (13/10) hari ini dilangsungkan prosesi Melasti ke Segara Watu Klotok.
Bendesa Pakraman Gelgel, Putu Arimbawa, Rabu (13/10) kemarin mengatakan, selama dilangsungkannya karya Ngusaba Nini Agung dan Ngusaba Jagat ini, Ida Bhatara yang berstana di Pura Dasar Buana katuran piodalan nyejer hingga Anggara Umanis Krulut atau, Selasa (18/10) pekan depan.
Dia menambahkan, serangkaian dengan piodalan dimaksud, di tempat yang sama digelar pula ritual Pawintenan Pinandita (pengukuhan rohaniawan,red) secara massal. “Diperkirakan gelaran Pawintenan ini bakal diikuti oleh ratusan calon pinandita utawi calon Jro mangku sejebag (seluruh wilayah,red) Bali,”terang Arimbawa.
Lanjut dikatakan Arimbawa,ritual Ngusaba Agung dan Ngusaba Nini diikuti oleh warga di 28 banjar adat yang ada di Desa Pakraman Gelgel. “Sebanyak 16 Pura Dangke serta 3 Pura Dalem sejebag Desa Pakraman Gelgel bakal nyejer di Balai Agung di  Pura Dasar Buana Gelgel sampai karya  ini disineb,”ujar Pria berpenampilan kalem ini.
 Sementara itu Penyarikan Desa Pekraman Gelgel Made Suryawan menambahkan bahwa bagi pemedek seluruh Bali yang ingin miletin (hadir pada ritual ini,red) ataupun mengikuti ritual Pawintenan hendaknya segera menghubungi panitia karya setempat.
Terkait dengan rangkaian kegiatan ritual di pura ini, Made Suryawan menyebutkan, mengawali rangkaian ritual dimaksud atau tepatnya Kamis (13/10) hari ini krama pangempon Pura dasar Buana melangsungkan prosesi melasti ke Segara Watu Klotok. Prosesi dimaksud dipuput Ida pedanda Istri Anom Suriati Keniten dari Gria Kediri Kamasan.
Lebih jauh Suryawan menerangkan, saat puncak karya yakni rahina Purnama Kapat atau, Sabtu (15/10) nanti. Di tempat yang sama berlangsung ritual Pawintenan dan Petik Rambut secara massal.
Dia mengatakan, untuk ritual pawintenan seban yak 370 orang telah mendaftar diri sebagai peserta sedangkan ritual petik rambut  terdaftar, 135 orang peserta.
“Bagi calon pinandita yang ingin mengikuti upakara  pawintenan atau juga mereka yang memiliki anak-anaknya ingin mengikuti upakara petik rambut dipersilahkan untuk melakukan  pendaftaran kepada panitia karya,”ucap Suryawan sembari menyebutkan batas waktu pendaftaran hingga Jumat, 14 Oktober ini.