Bali Tribune, Senin 21 Agustus 2017
Diposting : 25 April 2017 19:18
Ketut Sugiana - Bali Tribune
kebakaran
Keterangan Gambar: 
KEBAKARAN - Kebakaran hebat menimpa Toko Laser yang menjual Furniture dan elektronik di Toyapakeh,Nusa Pebnida)

BALI TRIBUNE - Kebakaran hebat yang terjadi siang bolong, Senin (24/4), sekitar pukul 9.00 wita, menimpa Toko Laser  Kampung Toyapakeh, Nusa Penida yang  menjual barang barang Furnitur (Mebel) dan Elektronik.

Menurut Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika, Toko Laser di Kampung Toyapakeh menjual barang-barang furniture dan elektronik, berlokasi di seputar pasar Kampung  Toyapakeh, Nusa Penida,  Klungkung. Penyebab kebakaran hebat tersebut masih dilakukan penyelidikan. ”Apa yang menjadi penyebab kebakaran belum diketahui pihaknya masih melakukan penyelidikan penyebab akibat kebakaran tersebut,” ujarnya singkat.

Pemilik toko yang terbakar  adalah Salwah Sanad (36), alamat Desa Kampung Toyapakeh, Nusa Penida. Sementara saksi-saksi yang diduga mengetahui kebakaran toko tersebut antara lain

Jupdi Latif (50), alamat Desa Kampung Toyapakeh, Nusa Penida,  Hidayat (32) alamat sama, Suhaidi, alias  Bekcu ( 30) alamat sama, Asnawi (35) alamat Desa Kampung Toyapakeh, Parto ( 35), I Wayan Sutisna (35) alamat Br. Anyar Desa Sakti, Nusa Penida, Klungkung.

Adapun awal mula kejadian diketahui bermula sekira pukul 09.00 wita, para saksi kompak menyebutkan telah terjadi kabakaran yang menimpa Toko Laser Nusa yang diketahui  menjual barang barang furniture (mebel) dan elektronik milik Korban Salwah Sanad (36). Kebakaran terjadi berawal dari munculnya titik api dari tumpukan Springbed yang berada di pojok belakang toko, api tersebut membesar dan merembet ke barang-barang yang dijual yang ada di dalam toko sehingga membakar ludes  toko berserta isinya. Akibat kebakaran hebat tersebut korban mengalami kerugian material kurang lebih 2 Milyar rupiah.

Sementara itu petugas Damkar Nusa Penida agak kedodoran datang dalam mengatasi kebakaran tersebut. Tampak Bupati Nyoman Suwirta turun ke lokasi bencana untuk mengamati proses penanganan bencana tersebut. Setelah hampir 2 jam lebih sekitar pukul 11.00 wita api berhasil dijinakkan oleh petugas Pemadam kebakaran dibantu masyarakat sekitar.