Diposting : 17 July 2017 21:23
Djoko Purnomo - Bali Tribune
medali
Keterangan Gambar: 
Nadila Billy saat meraih medali emas di nomor randori kelas 51 kg putri setelah menumbangkan andalan Kabupaten Indramayu, Fatimah di final.

BALI TRIBUNE - Pengkot Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Denpasar berhasil merengkuh 3 medali emas dan 1 perunggu di ajang Kejurnas Terbuka Kempo Antarkota memperebutkan Wali Kota Tangerang Cup III/2017, di Tangerang (12-15 Juli). Di ajang ini Perkemi Denpasar mengirim 10 kenshi terbaiknya.

Emas Denpasar diraih Nadya Billy yang menjuarai nomor randori (pertarungan) kelas 51 kg putri setelah di final mengalahkan Fatimah dari Indramayu. Pada laga sebelumnya di babak semifinal, Nadya mengalahkan Fina dari Lampung.

Nadya juga turut andil sukses Denpasar mendulang emas kedua di nomor embu (seni) beregu putri. Bersama Ratih Saraswati dan Rosi Kartika, trio Bali ini di final meraih nilai tertinggi dengan poin 267,5 sekaligus menyisihkan trio Mataram yang harus puas dapat perak dengan nilai 264. Sementara perunggu direbut trio Kota Kupang dengan nilai 260,5.

Emas ketiga Denpasar disumbangkan duet Ratih Saraswati dan Rosi Kartika di nomor embu berpasangan I DAN putri. Di final, Ratih dan Rosi mendapat nilai 263, unggul 2,5 poin dari pasangan Jakarta Selatan yang meraih poin 260,5 dan harus puas dapat perak. Sementara perunggu disabet duet Lampung dengan nilai 255, 5. Sedangkan satu-satunya peunggu Denpasar disumbangkan Diliana di nomor randori kelas 54 kg putri.

Dihubungi Minggu (16/7), Manajer Tim Kempo Denpasar, Made ‘Dendy’ Mandiyasa, mengaku sangat puas dengan hasil yang didapat para atletnya. Menurutnya, event Wali Kota Cup Tangerang memang dijadikan ajang try out bagi para kenshi Denpasar, sebelum tampil pada event Porprov Bali XIII/2017 di Gianyar September mendatang.

“Dari segi hasil memang sangat sesuai harapan, karena yang mendapat medali emas ini memang ditarget untuk mendulang emas di Porprov nanti,” kata Dendy.

Menghadapi Porprov XIII, Denpasar memang mempersiapkan 37 kenshi. Tapi hanya 10 kenshi yang diberangkatkan mengikuti Piala Walikota Tengerang. “Ada sejumlah kenshi andalan tidak bisa berangkat karena benturan jadwal dengan agenda lebih penting si atlet yang tidak bisa ditinggalkan. Seperti ada yang ikut ujian sarjana, tugas sebagai Kowad dan lain-lainnya,” ungkap Dendy.

Ditanya, apakah optimis Denpasar bisa mempertahankan juara umum khusus cabor kempo pada Porprov Bali XIII? Dendy mengaku sangat optimistis Denpasar bisa meraih quattrick alias empat kali juara umum Porprov.

Dalam tiga edisi sebelumnya pada event akbar dua tahunan di Bali, Denpasar memang sudah mengukir hattrick (juara tiga kali beruntun). “Pastilah, kami sangat optimistis meraih juara umum lagi,” pungkas Dendy.