Diposting : 10 October 2018 12:31
Agung Samudra - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
MENUMPUK - Sampah menumpuk di pinggir jalan yang nantinya dilewati delegasi IMF menuju obyek wisata Penelokan, Kintamani
BALI TRIBUNE - Rencana kunjungan delegasi IMF World Bank ke Bangli  di bawah bayang-bayang sampah yang menumpuk di pinggir jalan. Kalau tidak segera diatasi bisa saja membawa kesan negative bagi Bangli di mata dunia.
 
Tumpukan sampah terlihat di ruas jalan Dusun Kayang Desa Kayubihi, Bangli. Padahal jalur tersebut nantinya akan dilewati tamu delegasi menuju obyek wisata Penelokan, Kintamani sehabis mengunjungi obyek wisata Desa Penglipuran, Kelurahan, Kubu, Kecamatan, Bangli. Panatauan, tampak sampah yang belum diangkut petugas nampak menggunung di tong sampah yang ditaruh di bahu jalan. Karena tong sampahpenuh, warga menaruh sampah di sekitar tong sampah.
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangli Ida Ayu Gde Yudi Sutha saat dikonfirmasi mengatakan untuk sampah di pinggir jalan tersebut jadwal pengangkutan dilakukan sore hari oleh petugas. Terkait kunjungan delegasi IMF World Bank, pihaknya mengaku sudah menjadwalkan kegiatan gotong royong. “Dari hari Jumat kami akan gotong royong, setelah itu di masing-masing lokasi sesuai wilayahnya agar dipertanggungjawabkan oleh tenaga penyapu dan satgas,” jelasnya.
 
Terkait rencana pengangkutan sampah di pagi hari, Dayu Yudi beralasan jika pagi truk sudah penuh, sehingga sampah harus dibuang dulu baru bisa kembali melakukan pengangkutan.