Bali Tribune, Senin 28 Mei 2018
Diposting : 21 November 2017 20:41
Redaksi - Bali Tribune
Kelautan
Keterangan Gambar: 
LOMBA - Suasana lomba cipta menu pangan lokal, upaya tekan Ketergantungan bahan pangan pokok beras.

BALI TRIBUNE - Tujuh Kelompok Wanita Tani (KWT) perwakilan dari tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar beradu kreasi masakan. Ketujuh KWT tersebut bersaing menjadi yang terbaik dalam menyajikan olahan pangan lokal pada Lomba Cipta Menu dan Olahan Pangan Lokal di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gianyar, Senin, (20/11).

Acara yang bertema “Melalui Lomba Cipta Menu Pengelolaan Pangan Lokal Kita Optimalkan Pangan yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Menuju Pola Pangan Harapan yang Ideal Masyarakat Kabupaten Gianyar” tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra.

Salah satu peserta, Ni Luh Putu Suastini dari KWT Tunas Sejahtera, Banjar Antugan, Blahbatuh mengatakan, dalam lomba ini pihaknya menyajikan olahan dari hasil perkebunan kelompoknya. Menu yang ditampilkan, seperti keripik singkong, kue lumpur singkong serta ganyang ketela. Menu yang ditampilkan merupakan produksi dari kelompok yang berdiri 2 tahun lalu dengan anggota 20 orang tersebut, biasanya dipasarkan di warung – warung serta pasar Blahbatuh.  “Menu yang kami tampilkan merupakan produk yang kami jual sehari – hari dengan memanfaatkan bahan baku dari hasil kebun kelompok,” terang Suastini.

Ketua Penitia I Ketut Suardika mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran, peran, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pola konsumi pangan yang Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA)serta mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan pokok beras. Selain itu, untuk meningkatkan partisipasi kelompok wanita dalam penyediaan sumber pangan dan gizi keluarga melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan sebagai penghasil sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral untuk konsumsi keluarga.

Ditambahkan oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Nyoman Tirtaningrat mengatakan, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan serta merubah sikap dan perilaku di bidang pengolahan, penyajian dan konsumsi pangan yang aman. Disamping itu, untuk memotivasi kelompok wanita tani, para ibu-ibu rumah tangga, para PKKK dan para penggiat industry rumahan serta masyarakat luas untuk mengambil peran dalam upaya konsumsi pangan yang aman berbasis B2SA. “Kegiatan ini sekaligus untuk menyebarluaskan pentingnya konsumsi pangan lokal dan mengurangi penggunaan bahan makanan dengan beras serta makanan produk – produk import,” terang Ida Ayu Nyoman Tirtaningrat.

Ketua TP PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra yang juga selaku juri mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan. Melalui kegiatan seperti ini, dinilai akan mampu membangkitkan inovasi dalam menyajikan menu yang beragam bahan baku non beras baik dari pagi, siang maupun malam. Begitu juga dari segi pengemasan dan pengolahan, melalui lomba ini juga dapat diberikan pemahaman dan keterampilan sehingga para ibu-ibu mampu berinovasi dalam sajian makanan yang mereka sajikan di rumah masing-masing.