Diposting : 14 February 2018 23:00
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Kebakaran
Keterangan Gambar: 
KEBAKARAN – Kebakaran menimpa rumah di Lingkungan Baler Bale Agung, Negara, Selasa (13/2).

BALI TRIBUNE - Musibah kebakaran berturut-turut terjadi di Kabupaten Jembrana dalam tiga hari terakhir. Teranyar, Selasa (13/2), menimpa rumah tempat tinggal milik Ida Bagus Ketut Cakra Wijaya, pegawai PLTG Lombok, di Gang I, Jl. Teratai, Lingkungan Baler Bale Agung, Negara.

Terbakarnya rumah permanen 7x10 tersebut diketahui pertama kali sekitar pukul 10.00 Wita oleh Ni Made Erawati (49) tetangga depan rumah tersebut. Kondisi rumah saat itu sedang kosong karena ditinggal bekerja oleh penghuninya. Erawati memanggil tetangga di sebelah rumahnya. Saksi Ketut Widantra (47) yang dipanggil dan melihat api sudah besar lantas menghubungi personel Sat Pol PP Kabupaten Jembrana. Petugas Seksi Pemadam Kebakaran Sat Pol PP Kabupaten Jembrana dipimpin Kasi Pemadam Kebakaran Kade Bagus Darmawan mengerahkan untuk memadamkan api yang telah meludeskan seisi rumah.

Penghuni rumah, Ida Ayu Ketut Tirta Himbara Wati (42) tampak syok setelah ditelpon tetangganya dan menyaksikan rumahnya telah ludes diamuk si jago merah. Ia mengaku saat itu rumah sedang kosong karena ditinggal bekerja. Sebelum berangkat kerja tidak sempat menyalakan dupa. Dari hasil oleh TKP dan identifikasi yang dilakukan oleh Tim Identifikasi Satreskrim Polres Jembrana diketahui api bersumber dari intalasi kipas angin di plafon ruang tamu. Guru TK ini mengakui tidak mencabut colokan listrik saat mematikan kipas angin itu.  

Kapolsek Kota Negara Kopol I Ketut Maret menyatakan penyebab kebakaran diduga korsleting listrik dari instalasi kipas angin. "Seluruh isi ruangan hingga atap rumah korban ludes terbakar, ada surat-surat berharga, tidak ada korban jiwa, kerugian mencapai Rp 200 juta" jelasnya.

Sebelumnya musibah kebakaran juga terjadi Senin (12/8) malam di ruko MBM Factory Outlet milik Oey Goan Engyang (55) di Jalan Jendral Sudirman 12 A, Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem, Jembrana. Kebakaran akibat meledaknya KWH Meter 3 fase berdaya 10.600 VA milik PLN ini menyebabkan pemadaman aliran lsitrik di puluhan rumah warga RT 6, termasuk Pasar Senggol Negara, selama sekitar 30 menit. Api berhasil dipadamkan beberapa menit dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Staf PLN Rayon Negara Ridwan Islami ditemui di lokasi mengatakan kebakaran diduga beban penggunaan listrik di lokasi yang tinggi.