Diposting : 19 October 2016 10:23
Djoko Purnomo - Bali Tribune
sepakbola
Keterangan Gambar: 
DIKAWAL KETAT – Dane Milovanovic (tengah) dikawal ketat oleh dua pemain Bali United, dalam laga ISC A 2016 di Stadion Kapten I Wayan Dipta yang berakhir tanpa gol, Selasa kemarin.

Gianyar, Bali Tribune

Laju kemenangan tiga kali beruntun yang ingin dibukukan pemuncak klasemen ISC A 2016 Madura United, terhenti di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Selasa (18/10) setelah tuan rumah Bali United menahan imbang Laskar Sapeh Kerap tanpa gol.

Meski gagal meraup poin penuh, namun hingga pekan ke-24 Madura United masih kokoh di puncak klasemen dengan poin 48. Begitu juga Bali United, tetap berada di posisi ke-12 dengan nilai 28. Madura United dua pekan berturut-turut, yakni pekan ke-23 meraih poin penuh setelah mengalahkan Persiba Balikpapan 2-1, dan pekan ke-22 menundukkan Persib Bandung juga dengan 2-1.

Dipimpin wasit Adi Riyanto dari Kendal, Laskar Sapeh Kerap  mendominasi jalannya laga sepanjang babak pertama. Namun beberapa peluang gagal dikonversi menjadi gol oleh Fabiano Beltrame dkk lantaran penyelesaian akhir yang kurang akurat.

Babak kedua, pelatih Madura United Mario Gomes De Oliviera langsung mengganti dua pemain, yakni Bayu Gatra dan Ahmad Maulana dengan Gilang Ginarsa dan Dane Milovanovic. Dua pemain pengganti ini merupakan gelandang serang mumpuni yang dimiliki Madura United.

Masuknya dua pemain tersebut menambah daya gedor Madura United makin tajam. Banyak peluang didapat anak-anak Madura United seperti Eric Weeks. Sayang tendangannya di menit ke-80 membentur mistar gawang atas Dicky Indrayana.

Sedangkan di kubu Bali United, coach Indra Sjafri juga mengganti pemainnya, Made Adi Wirahadi digantikan Daniel Heffernan, dan Syakir digantikan Hendra Sandi. Tujuannya agar daya gedor anak-anak Serdadu Tridatu lebih tajam.

Meskipun telah mengganti beberapa pemainnya, namun Bali United tidak menunjukkan permainan yang kuat dan beberapa penetrasi yang dilakukan ke daerah pertahanan Madura United selalu kandas di kaki Fabiano dkk. Hingga peluit akhir pertandingan, kedudukan imbang tanpa gol tetap bertahan.

"Pemain kami telah maksimal bermain dan telah banyak menciptakan peluang, tapi keberuntungan belum berpihak kepada Madura United," kata pelatih Mario Gomes De Oliviera kepada wartawan.

Ia mengaku bersyukur meski hanya meraih nilai satu di kandang Bali United, dan punggawanya telah menunjukkan permainan berkelas sesuai ciri permainan Madura United yang fight.

“Dalam setiap laga, apakah itu di kandang atau tandang, kami memang menargetkan meraih poin, dan kali ini hanya poin satu. Itu tidak apa-apa, saya tidak kecewa karena pertahanan Bali United memang sulit dibongkar,” katanya lagi.

Sementara coach Bali United Indra Sjafri mengatakan, hasil imbang akan menjadi motivasi tersendiri bagi Gede Sukadana dkk di laga-laga berikutnya. “Ya, tentu hasil imbang ini patut kami syukuri, dan saya yakin ini menjadi motivasi bagi anak-anak menghadapi Perseru Serui di kandang mereka,” demikian Indra Sjafri.