Diposting : 4 April 2018 20:46
Redaksi - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
IPTU Aan Saputra memperlihatkan barang bukti uang dan tersangka.
BALI TRIBUNE - Seorang wanita berparas cantik bernama Tabita Nurina Elsaavanti (24) ditangkap anggota Reskrim Polsek Denpasar Barat ditempat tinggalnya di Jalan Sekar Guning No. 40 Banjar Cengkilung, Pegunyangan Kangin, Denpasar, Kamis (29/3) pukul 19.00 Wita. 
 
Ditangkapnya wanita asal Surakarta, Jawa Tengah ini lantaran melakukan aksi pencurian sebuah dompet berisi uang tunai sebesar Rp4 juta milik tetangganya pasangan suami istri, Erlangga Wijayanto (24) dan Agnes Kristianti (23) di kontrakan mereka bersama dengan korban.
 
Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Gede Sumena melalui Kanit Reskrimnya Iptu Aan Saputra RA., SIk., MH menerangkan, penangkapan terhadap tersangka ini berawal dari laporan dengan nomor laporan; LP/191/III/2018/Bali/Resta Dps/Sek Denbar. Dalam laporannya, mereka mengaku kehilangan dompet dari dalam lemari pakaian. Kepada petugas, pasutri ini mengaku mencurigai satu orang tetangga mereka bernama Tabita Nurina Elsavanti yang tinggal di TKP. 
Kebetulan korban dan pelaku tinggal satu kontrakan. “Kecurigaan pasutri ini karena tersangka ini melihat tempat penyimpanan kunci kamar milik mereka. Apalagi, saat korban berangkat kerja, hanya tersangka bersama rekannya di rumah kontrakan itu," ungkapnya.
 
Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mencari keberadaan tersangka asal Purbowardayan RT 007/002, Kelurahan Tegal Harjo, Kecamatan Jebres, Surakarta, Jawa Tengah itu. Kecurigaan petugas lantaran setelah melakukan aksinya, tersangka menghilang dari tempat kontrakannya itu. Petugas kemudian menyanggongi tempatnya itu dan ketika tersangka datang pada malam hari polisi langsung mengintrogasinya. 
 
“Setelah kita tangkap, anggota kami melakukan pengeledahan badan dan kamarnya dan menemukan barang bukti berupa uang sebesar Rp 2.497 00, ATM CIMB Niaga dan struk bukti pengambilan uang. Ya, uang di tangan tersangka ini diduga sisa hasil kejahatannya,” terangnya.
 
Tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Denpasar Barat untuk dilakukan penyidikan yang mendalam. Kepada petugas, tersangka mengakui perbuatannya lantaran tidak memiliki uang. Niat itu muncul saat melihat korban berangkat kerja dan kunci kamar diletakan begitu saja di atas meja. Tanpa buang kesempatan tersangka mengambil kunci itu lalu membuka kamar korban kemudian masuk dan mencari uang. 
“Tersangka melancarkan aksinya itu pada pagi hari. Korban mengetahui sore dan melaporkannya ke Polsek. Malamnya, kita berhasil amankan tersangka,” tutur alumni Akpol tahun 2012 ini.
 
Hububgan antara korban dan tersangka tidaklah begitu kenal. Hanya saja, mereka tinggal dalam satu rumah kontrakan. Terkait aksinya, tersangka mengaku baru pertamakali melakukan pencurian itu. Untuk mempertangungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang tinfak pidana pencurian dengan ancaman 5 tahun penjara, “Kita masih dalami keterangan tersangka ini di Polsek untuk pengembangan lebih lanjut,” pungkasnya.