Diposting : 11 August 2018 15:08
redaksi - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
BANTUAN - Truk dan ambulans bantuan untuk korban gempa Lombok mendapat prioritas diseberangkan di Pelabuhan Padang Bai, Jumat kemarin.
BALI TRIBUNE - Gempa 7 dan 6,2 SR yang meluluhlantakkan Lombok Utara, NTB, mengundang perhatian masyarakat dari berbagai daerah. Hingga Jumat (10/8), bantuan terus mengalir dari para donatur yang peduli dengan kondisi masyarakat di Lombok Utara, Lombok Timur, dan kabupaten lainnya yang mengalami kerusakan parah di Lombok. Di Pelabuhan Padang Bai, belasan mobil pengangkut bantuan untuk warga Lombok terus berdatangan dari sejumlah daerah seperti Surabaya, Malang, Semarang, dan Jakarta untuk menyeberang ke Lombok.
 
 Sebagian bantuan yang diangkut oleh para relawan tersebut di antaranya logistik seperti beras, gentong atau tangki penampung air bersih, mie instan, selimut, susu dan keperluan atau perlengkapan bayi. Ada belasan truk dan kendaraan pribadi relawan yang mengangkut logistik bantuan, antre untuk menyeberang di dua dermaga yang ada di Padang Bai.
 
 Selain logistik, sejumlah ambulans juga terlihat antre untuk menyeberang. Ambulans tersebut dikerahkan sejumlah yayasan di Indonesia bersama paramedis untuk membantu korban luka yang membutuhkan penanganan tim medis. Sementara itu Tagana Dinas Sosial Provinsi Bali juga dikerahkan atau diberangkatkan ke Lombok untuk membantu para korban.
 
“Kita nantinya akan fokus ke Pemenang, Lombok Utara. Kami sudah koordinasi dengan Dinas Sosial setempat dan kami akan ngepos di sana untuk mendirikan dapur umum,” ungkap I Made Buda, Koordinator Relawan Tagana, Provinsi Bali kepada koran ini di Pelabuhan Padang Bai.
 
 Diakuinya untuk saat ini baru sekitar 24 orang personel yang diberangkatkan ke Lombok, namun demikian di Pelabuhan Padang Bai timnya bertemu dengan tim Tagana dari beberapa daerah di Jawa  dan Jakarta untuk selanjutnya berangkat bersama dengan titik lokasi yang sama di Pemenang Lombok Utara. “Nanti kalau seandainya diperlukan tambahan personel, maka akan dikirim lagi personel gelombang kedua dan ketiga,” sebutnya.
 
 Selain mendirikan dapur umum, Tagana juga membawa sejumlah keperluan bayi atau baby care, selimut dan bahan keperluan lainnya untuk penanganan korban pascabencana di  Lombok. Sementara timnya dan tim Tagana dari daerah lain di Indonesia akan berada di Lombok selama beberapa hari hingga ada instruksi selanjutnya dari Pemprov Bali.