Diposting : 21 August 2018 13:23
Djoko Moeljono - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Seorang bayi lahir saat Diguncang Gempa 7,0 SR
BALI TRIBUNE - MUHAMMAD Cakra Maulana, bayi yang lahir normal ditengah suasana keprihatinan musibah gempa Lombok, NTB, Minggu (19/8) malam atas pertolongan Komandan Batalyon Kesehatan 1/1 Kostrad Letkol Ckm dr Khairan Irmansyah, SpTHT-Kl., MKes., beserta para medisnya di tenda Rumah Sakit Lapangan (RSL) TNI yang tergelar di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur.
Kapendam IX/Udayana Letkol Kav Jonny Harianto G, SIP., menyampaikan bahwa Ny Khairani yang sedang hamil 40 minggu merupakan pasien rujukan dari Pustu ke Rumkitlap 1/1 Kostrad, pasca terjadi gempa berkekuatan 7.0 SR. “Muhammad Cakra Maulana adalah buah hati dari pasangan suami istri (pasutri) Khasrin dan Khairani. Terlahir normal dengan berat badan 3 kg dan panjang 47 cm,” jelas Kapendam, saat ditemui di Mataram, NTB, Senin (20/8).   
 
Bersyukur, Alhamdulillah, meski sempat beberapa kali diguncang gempa susulan dan ditengah keprihatinan, namun raut wajah pasutri itu tampak semringah bercampur tangis haru bahadia, putranya terlahir normal lewat bantuan tangan-tangan kasih para medis TNI yang sedang bertugas di daerah bencana.
 
Sejumlah para medis RSL TNI bertindak cepat dan sigap membantu proses persalinan secara normal, sehingga bayi M Cakra Maulana terlahir selamat. “Puji syukur Alhamdulillah dan terima kasih atas pertolongan bidan dan dokter TNI, anak kami lahir dengan selamat,” kata Khasrin.
Pasca melahirkan, sang ibu dan bayi tersebut mendapat perawatan sesuai dengan prosedur dan tindakan medis di RSL TNI. Serta dijelaskan tentang cara perawatan bayi pasca melahirkan untuk menghindari terjadinya infeksi dan sebagainya.