Diposting : 5 August 2016 11:33
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
desa
Calon Perbekel Desa Kesiman Kertalangu, I Made Suena ST dan IB Bima Putra SE, usai penetapan calon serta pengambilan nomber urut calon,Kamis (4/8).

Denpasar, Bali Tribune

Pemilihan Perbekel Desa Kesiman Kertalangu akan berlangsung pada tanggal 11 September 2016 mendatang. Ajang pemilihan Perbekel ini akan menghadirkan pertarungan head to head antara calon incumbent, IB Bima Putra, SE dengan calon pendatang baru, I Made Suena, ST.

Ditemui di aula kantor Perbekel Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Kamis (4/8) kemarin, Ketua panitia Pemilihan Perbekel Desa Kesiman Kertalangu, I Wayan Sada menyebutkan, setelah ditetapkan sebagai calon, keduanya diberikan waktu selama 16 hari untuk melakukan kampanye.

Masa kampanye dimaksud ungkap Wayan Sada, terhitung sejak, Minggu (7/8) nanti. “Kami memberikan ruang sepenuhnya kepada kedua calon untuk melakukan kampanye. Namun untuk masa kampanye, kedua calon dilarang melakukan kampanye terbuka. Hanya diperkenankan melakukan kampanye tertutup, berupa pertemuan, diskusi, simakrama, serta menyebar kartu nama. Kampanye terbuka kami larang supaya suasana pesta demokrasi ini berlangsung tertib,” jelasnya.

Selain dilarang melakukan kampanye terbuka, masing-masing calon juga dilarang membuat banner dan spanduk yang dipasang di luar banjar. “Masing-masing calon hanya boleh membuat satu banner foto pasang di balai banjar. Selebihnya untuk sosialisasi, panitia yang akan memasang banner,” tegasnya.

Selain itu, panitia juga merencanakan dialog penyampaian visi misi kedua calon pada tanggal 30 Agustus mendatang. “Dialog ini bukan debat, melainkan penyampaian visi misi serta konsep masing-masing calon. Kita akan undang 3 panelis,” imbuh Sada.

Terkait dengan hak pilih, Wayan Sada mengatakan, mereka yang memiliki hak pilih adalah warga Desa Kesiman Kertalangu yang dibuktikan dengan KTP. “Bagi penduduk pendatang yang hanya memegang Kipem tidak mempunyai hak pilih. Dan, Perbekel terpilih didasarkan atas perolehan suara terbanyak,”terangnya.

Adapun nomor urut masing-masing calon adalah, Calon Perbekel IB Bima Putra memperoleh nomor urut 1 sedangkan lawannya, I Made Suena ST pada nomor urut 2. Salah seorang calon, I Made Suena mengaku optimis mampu memenangi pemilihan perbekel ini.

“Saya optimis karena dukungan penuh krama banjar. Jika nanti terpilih, saya siap membuat program pemerintahan yang lebih ramah, efektif, efisien, dan transparan,” jelas pria yang pernah memimpin Sekaa Teruna, Karang Taruna Desa, serta Wakil Ketua Karang Taruna Kota Denpasar ini.

Selain siap membuat program pemerintahan yang transparan, Suena yang juga pernah menjabat sebagai anggota Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Kesiman Kertalangu ini menawarkan program jitu pengelolaan sampah.

“Sampah asalnya dari rumah tangga, jadi di rumah tanggalah sampah itu harus dikelola. Dalam keluarga, sampah harus dipilah dengan demikian otomatis akan mengurangi membludaknya sampah di luar. Kami ada alat khusus untuk itu. Alat pengelola sampah tersebut,” ucapnya.

Menurut Suena mesin pengelola sampah dimaksud berupa mesin selip atau sejenis mesin pemarut kelapa.”Selain persoalan kebersihan kami juga punya program pendidikan. Minimal warga desa kami mampu menyelesaikan pendidikan hingga jenjang SMA atau sederajat,”imbuhnya.

Sementara calon perbekel IB Bima Putra dalam pernyataannya lebih mengarah pada regulasi pemilihan. Ia menyatakan, dirinya senantiasa patuh dan taat pada ketentuan yang telah ditentukan oleh panitia pemilihan perbekel.

“Kami ikuti aturan. Apapun dinamika demokrasi pasti ada hiruk pikuknya. Siapapun yang menang harus bermartabat, ketika saya kalah pun harus bermartabat. Supaya desa yang sudah kondusif tetap kondusif. Apapun hasilnya, tiang selaku calon siap dan menerima,” tegasnya.