Diposting : 15 December 2018 07:39
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
Wisnu Trianggodo (kiri), Iwan Setyawan
 
BALI TRIBUNE - Perbankan terus berupaya meningkatkan basis nasabah payroll perseroan dengan menawarkan produk layanan keuangan terintegrasi, baik untuk tabungan, pinjaman, proteksi dan investasi, dalam fitur Bank at Work kepada korporasi-korporasi di Bali. Regional Transaction and Consumer Head Bank Mandiri Regional XI Bali dan Nusa Tenggara, Wisnu Trianggodo menjelaskan korporasi yang telah menjadi nasabah payroll Bank Mandiri berkesempatan mendapatkan akses ke kredit konsumer seperti KPR, kartu kredit, produk perlindungan, investasi dan lainnya dengan biaya yang lebih rendah serta bunga sesuai pasar.
 
Menurut Wisnu, hal tersebut sangat menguntungkan para karyawan korporasi karena fitur ini juga dapat mempercepat proses pengajuan fasilitas produk yang dibutuhkan. "Ini juga sejalan dengan inisiatif strategis bisnis dan salah satu rencana kerja bisnis perseroan 2020 yang ingin memperkuat penguasaan pasar di sektor retail dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK)," ungkap Wisnu saat pembukaan Bank at Work Fair di Denpasar, Jumat (14/12).
 
Dia menjelaskan, nasabah korporasi, institusi pemerintah dan swasta ikut mengambil bagian sebagai peserta pada kegiatan itu. "Event ini dapat menunjukkan komitmen kami dalam mendukung pengembangan bisnis nasabah melalui penawaran produk-produk keuangan terbaik dan sesuai dengan kebutuhan," ucapnya. 
 
Sementara itu, Vice President Retail Funding Bank Mandiri Regional XI Bali dan Nusa Tenggara, Iwan Setyawan menyebutkan jika target yang ingin disasar pada tahun mendatang yaitu adanya pertumbuhan perusahaan payroll mencapai 500-1.000 perusahaan. "Saat ini bisa 40 perusahaan setiap bulannya," cetus Iwan. 
 
Sementara target jumlah nasabah di kisaran 21 ribu hingga 22 ribu mengingat tahun ini target 20 ribu. "Saat ini ada sekitar 4.000 perusahaan besar dan kecil yang payroll di Bali dengan kurang lebih jumlah nasabah mencapai 9.000 orang," sebutnya.