Diposting : 22 May 2019 14:34
Hendrik B Kleden - Bali Tribune
Bali Tribune/ Mario Suryo Aji, pebalap masa depan Indonesia.
balitribune.co.id | Denpasar - PEBALAP muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Mario Suryo Aji, menjalani balapan akhir pekan ini dengan cukup sulit dalam lanjutan ajang Moto3 CEV Junior World Championship di lintasan balap legendaris sirkuit Le Mans, Prancis (18/5).
 
Pebalap 15 tahun asal Magetan, Jawa Timur itu gagal meraih poin. Mario terjatuh di lap awal, menyusul insiden di depan yang tak bisa dihindarinya. Namun pebalap masa depan bangsa tersebut tetap menjadikan seri ini sebagai pelajaran sangat berharga.
 
Saat sesi kualifikasi pertama, Sabtu (17/5), Mario berada di posisi ke-22. Dia berhasil memperbaiki penampilan pada kualifikasi kedua dengan catatan waktu 1:44,403 dengan menempati posisi ke-16. Saat balapan, kondisi lintasan setengah basah dan cukup merepotkan.
 
Mario sebenarnya mampu melakukan start dengan baik. Namun sayang dia langsung terjatuh akibat menabrak pebalap di depannya yang telah terjatuh telebih dulu di tikungan 7. Mario pun tidak bisa melanjutkan balapan.
 
 “Saya tadi percaya diri bisa membalap dengan baik. Tetapi, saya tertabrak pebalap lain pada lap pertama dan saya terjatuh.Saya sangat tidak beruntung hari ini, tetapi saya juga belajar banyak pada akhir pekan ini di sirkuit yang baru buat saya,” katanya.
 
GM Marketing Planning and Analysis AHM A, Indraputra, mengatakan, pengalaman pada Moto3 CEV Junior World Championship seri ini bisa dijadikan salah satu pelajaran untuk menapaki jenjang dan prestasi yang sudah menunggu di depan mata.
 
“Memang tidak mudah melakoni balapan di sirkuit Le Mans ini, banyak pelajaran yang dapat diambil. Kami yakin di putaran selanjutnnya Mario dapat memberikan hasil yang lebih baik lagi untuk dapat membanggakan dan mengharumkan nama Bangsa Indonesia,” ujar Indraputra.uni