Diposting : 11 January 2019 22:04
Putu Agus Mahendra - Bali Tribune
Keterangan Gambar: 
IDENTIFIKASI - Personel Satreskrim Polres Jembrana melakukan identifikasi terhadap jenzah tanpa identitas yang ditemukan di kawasan PPN Pengambengan, Kamis pagi.
BALI TRIBUNE - Di tengah hiruk-pikuk aktivitas jual-beli ikan, nelayan dan warga di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Kamis (10/1) digegerkan dengan penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas di depan salah satu warung.
 
Warga yang penasaran dengan penemuan sesosok mayat ini mendatangi dan memadati lokasi. Jasad laki-laki ini ditemukan sekitar pukul 06.30 Wita dalam posisi terbaring di sebuah bale-bale di depan warung milik Sutami (50), warga Dusun Kelapa Balian, Desa Pengambengan.
 
Saat ditemukan, tubuh laki-laki yang sudah terbujur kaku ini mengenakan baju kaos warna biru kombinasi putih, celana jeans pendek selutut warna biru. Bahkan saat dilakukan pemeriksaan oleh Tim Identifikasi Satreskrim Polres Jembrana, tidak ditemukan identitas apapun pada tubuh korban.
 
Warga sekitar mengaku mayat itu bukanlah warga Desa Pengambengan melainkan warga Probolinggo, Jawa Timur yang menjadi anak buah perahu penangkap ikan.
 
Salah seorang saksi, Satu Nurhidayanti (34) warga Banjar Ketapang Lampu, Desa Pengambengan yang juga berjualan di kawasan PPN Pengambengan, mengatakan saat menutup warung pada Rabu (9/1) sore sekitar pukul 17.00 Wita tida melihat adanya lelaki yang ditemukan tidak bernyawa di depan warungnya itu.
 
Namun saat membuka warung Kamis pagi, ia melihat sosok lelaki yang tidak dikenalnya dalam posisi terlentang di bale-bale depan warung. Ia pun memberitahukannya ke pemilik warung, Sutami. Keduanya mengamati dan tampak seperti tidak bernapas.
 
"Saya lihat seperti tertidur, tapi tidak berani mendekati. Setelah saya perhatikan beberapa saat, kelihatannya tidak bernapas," ungkapnya dan menambahkan, atas termuannya itu ia melapor ke anggota Satpol Air  yang saat itu melintas di jalan depan warung.
 
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dr. Angaraeni dari Puskesmas II Negara di Pengambengan, diketahui pada lengan kanan korban terdapat tatto bermotif wajah diameter klep 10 cm serta menggunakan cincin pada jari manis tangan kiri. Ditemukan cairan pada celana dalam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Diperkirakan sudah meninggal lebih dari dua jam.
 
Kapolsek Kota Negara, Kompol I Ketut Maret dikonfirmasi Kamis kemarin membenarkan adanya penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas tersebut.
 
"Ditemukan di depan warung di PPN Pengambengan, tapi tidak ada identitasnya. Saat dicek identitasnya menggunakan Inafis Fortable System (IPS) juga identitasnya tidak teridentifikasi. Namun beberapa nelayan mengenal namanya Acmad Danu alias Mamat asal Probolinggo. Diduga meninggal karena penyakit yang dideritanya kambuh," jelasnya.
 
Kini jenazah masih dititipkan di Kamar Jenazah RSU Negara untuk memastikan identitasnya serta menunggu pihak keluarga yang menjemputnya.